Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

United Tractors (UNTR) Tambah Saham Perusahaan Geothermal Supreme Energy

United Tractors (UNTR) menambah bagian saham pada perusahaan geothermal Supreme Energy Sriwijaya (SES) menjadi senilai US$51,87 juta.
Alat berat dari UNTR beroperasi disaah satu tambang milik perusahaan./foto-UNTR
Alat berat dari UNTR beroperasi disaah satu tambang milik perusahaan./foto-UNTR

Bisnis.com, JAKARTA - PT United Tractors Tbk. (UNTR) menambah saham pada perusahaan geothermal PT Supreme Energy Sriwijaya (SES) menjadi sebesar US$51,87 juta atau setara Rp804,01 miliar. 

Corporate Secretary UNTR Sara K. Loebis mengatakan pada 18 Desember 2023 perusahaan terkendali UNTR, PT Energia Prima Nusantara (EPN) telah menandatangani amandemen terhadap perjanjian pengambilan bagian (SSA) dengan PT Supreme Energy (SE) dan SES terkait perubahan rencana pengambilbagian.

"Berdasarkan amandemen SSA, EPN berencana akan mengambil bagian saham-saham baru dalam SES sebanyak 984.127 saham baru atau setara dengan 49,6% dari total saham yang dikeluarkan oleh SES kepada EPN," kata Sara, Selasa (19/12/2023). 

Dia melanjutkan, nilai total keseluruhan transaksi adalah sebesar US$51,87 juta atau setara dengan Rp804,01 miliar. Menurutnya, nilai keseluruhan atas rencana perubahan pengambilbagian tersebut dapat berubah pada saat penutupan transaksi dikarenakan adanya penyesuaian atas posisi laporan keuangan saat penutupan transaksi. 

Sebelumnya, UNTR berencana mengambilbagian sebanyak 680.000 saham baru yang dikeluarkan SES, atau setara 40,476% dari total saham yang dikeluarkan SES kepada EPN pada Agustus lalu.  Total nilai keseluruhan pengambilbagian saham tersebut sebelumnya adalah US$42,3 juta atau setara Rp634,94 miliar. 

Sebagai informasi, SES merupakan salah satu pemegang saham pada PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD). SERD adalah perusahaan pemegang Izin Panas Bumi dengan kapasitas 2 x 49 MW yang telah beroperasi berlokasi di Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. 

Sebelum penerbitan saham baru ini, SES dimiliki oleh Supreme Energy. Selain SES, SE juga memiliki investasi di dua proyek panas bumi lain, masing-masing di Muara Laboh dan Rajabasa.

“Investasi di PT Supreme Energy Sriwijaya sejalan dengan strategi pengembangan usaha perusahaan dan komitmen untuk terus mengembangkan green energy business sebagai bagian dari Aspirasi Keberlanjutan Grup UT di 2030,” ujar Presiden Direktur UNTR Frans Kesuma belum lama ini. 

Lebih lanjut, SERD sendiri berpeluang untuk menaikkan kapasitas nya menuju 2 x 110  MW di masa depan, sesuai dengan perjanjian Power Purchase Agreement (PPA) mereka dengan PLN. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper