Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup Rajawali Archi (ARCI) Raih Pinjaman Bank Rp5,59 Triliun, Untuk Apa?

Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia terlibat dalam pemberian pinjaman US$365 juta kepada Archi Indonesia (ARCI).
Tambang emas Toka Tindung merupakan salah satu tambang emas terbesar yang memiliki 2 Kontrak Karya yang dimiliki oleh anak usaha Archi Indonesia/Dok.Perusahaan
Tambang emas Toka Tindung merupakan salah satu tambang emas terbesar yang memiliki 2 Kontrak Karya yang dimiliki oleh anak usaha Archi Indonesia/Dok.Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang emas Grup Rajawali milik taipan Peter Sondakh, PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) mengantongi fasilitas pinjaman bank dengan nilai jumbo US$365 juta atau setara Rp5,59 triliun (kurs Rp15.321 per dolar AS).

ARCI menandatangani perjanjian sindikasi pinjaman berjangka yang dijamin pada 16 Agustus 2023. Perjanjian ini melibatkan perseroan, anak usaha, dan sejumlah bank dalam negeri.

ARCI bersama anak usahanya yakni PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) bertindak sebagai peminjam. Selain itu, anak usaha ARCI yang ikut terlibat dalam penandatanganan perjanjian adalah Archipelago Resources Pte Ltd. (ARPTE), PT Karya Kreasi Mulia (KKM), dan PT Jasa Pertambangan Perkasa (JPP).

Dalam sindikasi pinjaman ini,  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) bertindak sebagai bank koordinasi, arranger fasilitas konvensional, arranger fasilitas Musyarakah Mutanaqisah (MMQ), agen fasilitas global, agen fasilitas konvensional, agen jaminan bersama, dan bank rekening.

Adapun PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) ikut terlibat sebagai arranger fasilitas MMQ, dan agen syariah dalam dokumen pembiayaan MMQ.

Bunga pinjaman ini adalah term SOFR 3 bulan + 3,75 persen per tahun, dengan jangka waktu lima tahun sejak tanggal dokumen pembiayaan utama.

“Nilai transaksi pinjaman setara 147 persen dari total ekuitas konsolidasi perseroan berdasarkan laporan keuangan tahun 2022 yang diaudit,” kata Sekretaris Perusahaan ARCI Hidayat Dwiputro Sulaksono dalam keterbukaan informasi di BEI, dikutip Minggu (20/8/2023).

Dalam dokumen pinjaman, transaksi ini mensyaratkan anak usaha ARCI yakni MCM, TTN, ARPTE, KKM, dan JJP harus memberikan jaminan. Adapun jaminan tersebut adalah gadai atas saham, gadai atas rekening bank, fidusia atas klaim asuransi, fidusia atas barang bergerak, fidusia atas bangunan, fidusia atas barang persediaan, penanggungan dan pemberian ganti rugi oleh ARCI dan anak usaha, serta pengalihan untuk penjaminan atas kontrak-kontrak.

Sesuai rencana, fasilitas pinjaman ini akan digunakan ARCI untuk belanja modal sehubungan dengan Pit Araren, dan penambahan cadangan melalui kegiatan eksplorasi.

Pada bagian lain, manajemen ARCI juga memberikan keterangan kepada otoritas BEI perihal volatilitas saham ARCI.

Direktur Utama Archi Indonesia Rudy Suhendra menjelaskan saat ini perseroan tidak memiliki informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan dapat memengaruhi harga efek perseroan serta kelangsungan hidup perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

“Saat ini perseroan juga tidak mengetahui rencana pemegang saham pengendali terkait kepemilikan sahamnya di perseroan,” kata Rudy dalam keterbukaan informasi di BEI, Jumat (18/8/2023).

ARCI juga telah menanyakan kepada pemegang saham mayoritas, dan pemegang saham tersebut telah memberikan konfirmasi bahwa tidak ada rencana transaksi tertentu dalam waktu dekat.

“Dapat disimpulkan bahwa peningkatan aktivitas transaksi dan harga saham perseroan yang terjadi pada periode 2 Agustus 2023 sampai dengan 10 Agustus 2023 semuanya adalah murni mekanisme pasar dan di luar kendali manajemen,” kata Rudy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper