Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Terdorong Sentimen The Fed

Rupiah kemungkinan ditutup menguat direntang Rp15.540-Rp15.590 per dolar AS hari ini seiring dengan katalis The Fed terkait prospek suku bunga ke depan.
Rupiah kemungkinan ditutup menguat direntang Rp15.540-Rp15.590 per dolar AS hari ini seiring dengan katalis The Fed terkait prospek suku bunga ke depan. Bisnis/Arief Hermawan P
Rupiah kemungkinan ditutup menguat direntang Rp15.540-Rp15.590 per dolar AS hari ini seiring dengan katalis The Fed terkait prospek suku bunga ke depan. Bisnis/Arief Hermawan P
Live Timeline

Bisnis.com, JAKARTA – Mata uang rupiah berpeluang melanjutkan penguatan pada Jumat (2/12/2022) di tengah pelemahan indeks dolar AS akibat pernyataan The Fed yang tak agresif soal kenaikan suku bunga ke depan.

"Pada Jumat (2/12/2022), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, tetapi ditutup menguat direntang Rp15.540-Rp15.590," papar Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam publikasi risetnya.

Rupiah ditutup menguat 169 poin atau 1,07 persen ke Rp15.562,5 per dolar AS kemarin. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,20 persen ke 105,74.

Rupiah ditutup perkasa bersama mayoritas mata uang di Asia seperti yen Jepang menguat 1,17 persen, yuan China menguat 0,29 persen, won Korea Selatan menguat 1,42 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,30 persen.

Ibrahim Assuaibi mengatakan dolar tergelincir setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral kemungkinan akan memperlambat laju kenaikan suku bunga di masa depan.

Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang lebih kecil. Dia juga memperingatkan bahwa suku bunga AS akan mencapai puncaknya pada tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan, karena inflasi yang membandel.

Komentar dari anggota Fed dalam beberapa pekan terakhir memperkuat anggapan bahwa kenaikan suku bunga di masa depan akan bergantung pada jalur inflasi.

Sementara dari dalam negeri, sentimen datang dari pemerintah yang meyakini bahwa Indonesia kebal terhadap resesi global yang diprediksi akan terjadi pada 2023. Hal ini karena tingkat konsumsi dalam negeri yang cukup besar.

Selain itu, Bank Indonesia juga merasa optimistis bahwa perekonomian Indonesia diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 4,5 persen hingga 5,3 persen pada 2022 di tengah tantangan risiko resesi yang menghantam dunia.

15:04 WIB
Rupiah ditutup naik

Pukul 15.00 WIB, rupiah naik 137 poin atau 0,88 persen menjadi Rp15.425,5 per dolar AS.

Indeks dolar AS terkoreksi 0,17 persen ke level 104,545.

14:25 WIB
Rupiah naik 140 poin

Pukul 14.24 WIB, rupiah naik 140,5 poin atau 0,9 persen menjadi Rp15.422 per dolar AS.

Indeks dolar AS terkoreksi 0,11 persen ke level 104,614.

10:24 WIB
Rupiah makin kokoh

Pukul 10.17 WIB, rupiah naik 139 poin atau 0,89 persen menjadi Rp15.423,5 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,04 persen ke level 104,774.

09:07 WIB
Rupiah melonjak ke Rp15.430

Pukul 09.02 WIB, rupiah menguat 133 poin atau 0,85 persen menjadi Rp15.430 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,07 persen ke level 104,8.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper