Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Sepekan Anjlok 2,06 Persen, Kapitalisasi Pasar Tergerus Jadi Rp8.886 Triliun 

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat IHSG melemah sepanjang perdagangan pekan ini ke level 6.794,33.
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang perdagangan pekan ini dibandingkan pekan sebelumnya.

 Mengutip keterangan resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), data perdagangan bursa selama periode 27 Juni sampai dengan 1 Juli 2022 ini hampir seluruhnya ditutup dengan pelemahan.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan kapitalisasi pasar bursa menurun 3,11 persen menjadi Rp8.886,503 triliun dari Rp9.171,842 triliun pada penutupan pekan lalu.

 “Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga [turut terkoreksi] sebesar 3,53 persen di level 6.794,328 dari 7.042,937 pada penutupan pekan sebelumnya,” ujar Sekretaris BEI Yulianto Aji Sadono, Jumat (1/7/2022).

Rata-rata frekuensi transaksi harian bursa mengalami perubahan 10,25 persen menjadi 1.128.267 transaksi, dari 1.257.107 transaksi pada penutupan pekan lalu.

Lebih lanjut, rata-rata volume transaksi bursa menurun 23,22 persen menjadi 19,006 miliar saham, dari 24,753 miliar saham pada penutupan minggu lalu.

Yulianto melanjutkan, rata-rata nilai transaksi harian Bursa selama sepekan ikut merosot sebesar 29,79 persen menjadi Rp12,169 triliun, dari pekan sebelumnya senilai Rp17,332 triliun.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih senilai Rp63,05 miliar. Sepanjang tahun ini, investor asing telah melakukan aksi beli bersih senilai Rp61,076 triliun.

Sementara itu, PT PP Presisi Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I PP Presisi Tahap I Tahun 2022 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai Rp202,98 miliar pekan ini.

Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk obligasi ini adalah idBBB+ (Triple B Plus) dengan emiten perbankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertindak sebagai wali amanat.

Adapun total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2022 adalah 54 emisi dari 42 emiten senilai Rp69,40 triliun.

Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 490 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp441,02 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 122 emiten.

Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 152 seri dengan nilai nominal Rp4.821,75 triliun dan US$205,99 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp4,09 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper