Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waskita Karya (WSKT) Restrukturisasi Kredit Anak Usaha Rp153,51 Miliar

Emiten BUMN Karya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melanjutkan proses restrukturisasi pada anak usaha PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) sebesar Rp153,51 miliar.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 25 Mei 2022  |  21:01 WIB
Waskita Karya (WSKT) Restrukturisasi Kredit Anak Usaha Rp153,51 Miliar
Direktur Operasi III Waskita Karya Gunadi saat menyampaikan paparan di SoulFood, Jakarta Selatan pada Kamis (25/5 - 2022). Waskita Karya tengah menyelesaikan 8 streams pemulihan kinerja keuangannya dan berencana divestasi dua tol Trans Jawa Kanci/ Pejagan dan Pejagan / Malang kepada Indonesia Investment Authority (INA) di atas Rp5 triliun. Bisnis/Rinaldi M. Azka.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN Karya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melanjutkan proses restrukturisasi pada anak usaha PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) sebesar Rp153,51 miliar.

Waskita Karya Infrastruktur berhasil melaksanakan restrukturisasi atas fasilitas kredit investasi dan kredit modal kerja dengan total sebesar Rp153,51 miliar yang merupakan lanjutan dari proses restrukturisasi WKI pada tahun lalu.

Dengan adanya restrukturisasi ini, WKI mendapatkan relaksasi atas pembayaran pokok serta penyesuaian suku bunga untuk periode Mei 2022 sampai dengan Maret 2023 menjadi 5,00-5.50 persen per tahun.

Dengan dilakukannya addendum perjanjian kredit ini, Perseroan dapat menghemat beban keuangan pada periode recovery serta memperbaiki kinerja keuangan yang berkelanjutan kedepannya.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma menargetkan untuk menyelesaikan proses restrukturisasi pada tahun ini salah satunya dengan penyelesaian proses restrukturisasi anak usaha PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) sehingga dapat lebih fokus menjalankan bisnis operasional Perseroan secara Group kedepannya.

“Seiring dengan proses restrukturisasi yang telah dilaksanakan Perseroan sejak tahun lalu, Perseroan optimis dapat menurunkan beban bunga Perseroan hingga 15 persen YoY di akhir tahun ini. Hal ini sejalan dengan fokus Perseroan untuk mencapai target selama periode recovery,” jelasnya Rabu (25/5/2022).

Tahun ini, Perseroan juga akan kembali mendapatkan dukungan fiskal Pemerintah berupa penerbitan Obligasi/Sukuk dengan penjaminan Pemerintah dan PMN.

WSKT berhasil menerima good funds sebesar Rp3,28 triliun melalui penerbitan obligasi dan sukuk dengan penjaminan pemerintah. Dana yang diterima Perseroan tersebut akan digunakan untuk pembiayaan kembali serta sebagai modal kerja proyek tol Kayu Agung–Palembang–Betung.

Obligasi dan sukuk tersebut juga telah resmi tercatat pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 13 Mei 2022. Dengan good funds tersebut, Perseroan juga berhasil melaksanakan pelunasan atas pokok dan bunga Obligasi III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 seri A yang jatuh tempo pada tanggal 16 Mei 2022 dengan total sebesar Rp528 miliar.

Pelunasan pokok dan bunga obligasi ini merupakan bentuk dari komitmen Perseroan untuk senantiasa melaksanakan kewajibannya kepada para investor obligasi.

Perseroan masih fokus melaksanakan proses restrukturisasi dan masih terdampak gelombang kedua pandemi pada tahun 2021. Namun demikian, pendapatan usaha kuartal IV/2021 telah menunjukkan tren positif dengan meningkat sebesar 14,58 persen YoY.

Pada 2022, perseroan akan lebih fokus pada perolehan kontrak baru dengan target Rp30 triliun, penyelesaian proyek tertunda, melanjutkan restrukturisasi secara Grup dan kemitraan strategis dengan para investor, termasuk Indonesia Investment Authority (INA) untuk melakukan asset recycling.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi BUMN waskita karya restrukturisasi utang
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top