Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mirae Asset Rekomendasi Beli Saham PTPP, Target Harga Dipangkas Jadi Rp1.450

Mirae Asset Sekuritas memangkas target harga PTPP ini sejalan dengan revisi atas kinerja tahun 2022.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  09:53 WIB
Aktivitas proyek konstruksi gedung bertingkat yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk. di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Aktivitas proyek konstruksi gedung bertingkat yang dikerjakan PT PP (Persero) Tbk. di Jakarta, Rabu (16/2/2022). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konstruksi PT PP(Persero) Tbk. (PTPP) masih menjadi favorit broker Mirae Asset Sekuritas.

Analis Mirae Asset Sekuritas Joshua Michael menyatakan rekomendasi beli saham PTPP dalam risetnya dengan target harga yang sedikit menurun.

“Karena kami merevisi turun laba bersih FY22-23F, kami sedikit mengurangi target price (TP) kami dari Rp1.500 menjadi Rp1.450,” ujar Joshua, dikutip Rabu (18/5/2022).

Pada kuartal I/2022, laba bersih PTPP tercatat turun 26,4 persen year-on-year sebesa Rp28 miliar di bawah estimasi dan konsensus.

Hal ini menurut Joshua, termasuk pendapatan non-operasional bersih Rp49 miliar, yang sebagian besar terdiri dari kerugian penurunan nilai sejumlah Rp46 miliar.

Namun demikian, pendapatan PTPP pada kuartal I/2022 di atas ekspektasi Mirae dan konsensus, karena menyumbang 23 persen dari estimasi.

Pihak Mirae merevisi laba bersih yang turun di tahun ini hingga 2023 menjadi Rp342 miliar, dari sebelumnya Rp549 miliar.

Pada pembukaan perdagangan Rabu (18/5/2022), PTPP mengalami peningkatan 1,13 persen atau setara 10 poin ke posisi 895.

Selama sepekan terakhir, saham dengan kapitalisasi pasar Rp5,55 triliun itu terkoreksi tipis 0,56 persen. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham ptpp
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top