Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kimia Farma KAEF RUPS Setelah Lebaran, Siap-siap Diguyur Dividen?

Kimia Farma akan melangsungkan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2021 setelah Lebaran.
M. Nurhadi Pratomo & Rinaldi M. Azka
M. Nurhadi Pratomo & Rinaldi M. Azka - Bisnis.com 06 Mei 2022  |  10:50 WIB
Kantor Pusat PT Kimia Farma Tbk. di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. - kimiafarma.co.id
Kantor Pusat PT Kimia Farma Tbk. di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. - kimiafarma.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten grup BUMN Farmasi, PT Kimia Farma Tbk. (KAEF), bersiap menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2021 setelah periode libur Lebaran 2022.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (6/5/2022), KAEF akan menggelar RUPST pada Rabu (11/5/2022) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Salah satu agenda yang dinantikan keputusannya oleh para pemegang saham yakni penggunaan laba bersih untuk tahun buku 2021.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2021 yang telah diaudit, emiten berkode KAEF ini mencetak kinerja penjualan bersih sebesar Rp12,85 triliun tumbuh 28,49 persen dibandingkan dengan 2020 yang sebesar Ro10 triliun.

Beban pokok penjualan turut naik menjadi Rp8,46 triliun dari Rp6,34 triliun sehingga laba bruto perseroan tetap naik menjadi Rp4,39 triliun pada 2021 dari Rp3,55 triliun pada 2020.

Selanjutnya, beban usaha turut meningkat menjadi Rp3,5 triliun dari Rp3,32 triliun sementara pendapatan lain-lain turun menjadi Rp83,24 miliar dari Rp330,18 miliar.

Dengan selisih kurs mata uang asing yang positif Rp6,63 miliar dari rugi selisih Rp8,28 miliar, KLBF mencetak laba usaha sebesar Rp985,63 miliar pada 2021 naik dari Rp653,02 miliar pada 2020.

Alhasil, jumlah laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih KAEF tumbuh 16,13 kali lipat menjadi Rp302,27 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp17,63 miliar.

Laba per saham dasar pun naik drastis menjadi Rp54,42 per lembar pada 2021 dibandingkan dengan Rp3,18 per lembar pada 2020.

Sebagai catatan, KAEF memutuskan membagikan 40 persen dari laba bersih periode 2020 atau sekitar Rp7,05 miliar sebagai dividen. Sisanya, 60 persen atau sekitar Rp10,58 miliar ditetapkan sebagai cadangan perusahaan.

KAEF kembali membagikan dividen pada tahun lalu setelah periode sebelumnya absen membagikan dividen. Dalam RUPST tahun buku 2019, pemegang saham memutuskan untuk tidak melakukan pembagian dividen sejalan dengan pertimbangan kondisi yang kurang baik.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN dividen farmasi RUPS Kinerja Emiten kimia farma
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top