Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berlina (BRNA) Cetak Rugi Bersih Rp187,8 Miliar 2021

Penjualan dalam negeri Berlina (BRNA) turun 5,74 persen dari Rp927,9 miliar, menjadi Rp874,6 miliar yoy.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 01 Mei 2022  |  15:13 WIB
PT Berlina Tbk.
PT Berlina Tbk.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen kemasan PT Berlina Tbk. (BRNA) mencetak penurunan kinerja sepanjang 2021. Pendapatan perseroan tercatat turun, sementara rugi bertambah selama 2021.

Emiten berkode saham BRNA ini membukukan penjualan neto Rp1,05 triliun sepanjang 2021. Penjualan ini turun 6,42 persen dari Rp1,12 triliun secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Dalam laporan keuangannya, penjualan dalam negeri perseroan turun 5,74 persen dari Rp927,9 miliar, menjadi Rp874,6 miliar yoy. Begitu pula dengan penjualan luar negeri yang turun 9,64 persen menjadi Rp176,7 miliar, dari Rp195,6 miliar secara tahunan.

Sementara itu, penjualan ke pelanggan terbesar, yakni PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) juga ikut turun pada 2021. Penjualan BRNA ke Unilver pada 2021 menjadi Rp428,1 miliar, dari Rp458,8 miliar atau turun 6,69 persen secara tahunan.

Beban pokok penjualan perseroan turun 3,53 persen menjadi Rp1,03 triliun, dari Rp1,07 triliun secara tahunan.

Meski beban pokok penjualan mampu ditekan, BRNA membukukan penurunan laba bruto menjadi Rp13,1 miliar pada 2021, dari Rp47,3 miliar pada 2020. Perseroan juga membukukan peningkatan rugi usaha 16,95 persen dari Rp112,18 miliar, menjadi Rp131,12 miliar pada 2021.

BRNA mencetak rugi bersih sebesar Rp187,8 miliar sepanjang 2021. Rugi bersih ini bertambah 13,49 persen dari Rp165,5 miliar pada 2020.

Adapun total aset perseroan di akhir 2021 bertambah menjadi Rp2,02 triliun, dari Rp1,96 triliun di akhir 2020.

Sementara itu, jumlah liabilitas BRNA turun menjadi Rp1,16 triliun pada 31 Desember 2021, dari Rp1,19 triliun di 31 Desember 2020. Jumlah ekuitas perseroan bertambah dari Rp766,7 miliar di akhir 2020, menjadi Rp851 miliar di akhir 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korporasi Kinerja Emiten berlina
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top