Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

 Tambah Opsi Investasi Aset Kripto, Luno Luncurkan LINK dan UNI

Luno, platform jual beli aset kripto global yang bertujuan untuk membuat investasi kripto khusus kategori blue chip jadi mudah untuk siapa saja, hari ini mengumumkan telah menambahkan dua aset kripto pada platformnya, yakni Chainlink (LINK) dan Uniswap (UNI).
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 16 Maret 2022  |  22:13 WIB
Pengunjung memegang smartphone yang menampilkan pasar online galeri di dekat NFT dan tandatangan litograf di  Gallery di London, Inggris, Rabu (22/9/2021). Bloomberg - Chris J. Ratcliffe
Pengunjung memegang smartphone yang menampilkan pasar online galeri di dekat NFT dan tandatangan litograf di Gallery di London, Inggris, Rabu (22/9/2021). Bloomberg - Chris J. Ratcliffe

Bisnis.com, JAKARTA - Luno, platform jual beli aset kripto global yang bertujuan untuk membuat investasi kripto khusus kategori blue chip jadi mudah untuk siapa saja, hari ini mengumumkan telah menambahkan dua aset kripto pada platformnya, yakni Chainlink (LINK) dan Uniswap (UNI).

Jay Jayawijayaningtiyas, Country Manager Luno Indonesia mengatakan bahwa mulai hari ini, pelanggan aplikasi Luno dapat membeli, menjual, dan menyimpan dua koin baru, yakni LINK dan UNI, selain aset kripto lainnya yang tersedia.

Menurutnya, dengan meningkatnya minat serta penerapan teknologi aplikasi aset kripto secara global, Luno ingin memastikan sembilan juta pelanggannya memiliki akses ke peluang investasi yang lebih luas.

“Dengan menambahkan dua aset kripto Chainlink (LINK) dan Uniswap (UNI), kami berusaha untuk memberikan akses ke aset kripto yang lebih beragam untuk pelanggan kami. Namun kami tetap berpegang pada prinsip Luno yang hanya menawarkan aset kripto kategori blue chip yang terbukti keamanannya,” ujarnya, Rabu (16/3/2022).

Kedepannya, lanjutnya, pelanggan dapat berinvestasi di lebih banyak aset kripto pilihan dengan mudah dan aman di Luno. Meskipun LINK dan UNI telah memenuhi kriteria dan standar keamanan di Luno, hal tersebut tidak menjamin potensi keuntungan kedua koin tersebut sebagai instrumen investasi.

Sebelum meluncurkan aset kripto di platformnya, Luno melakukan serangkaian proses seleksi dan penilaian yang meliputi faktor-faktor seperti keamanan, kepatuhan, dan utilitas. Meski demikian, Luno menegaskan selalu menyarankan siapa pun yang ingin berinvestasi aset kripto untuk mencari tahu dan mengumpulkan informasi aset kripto secara mandiri sebelum berinvestasi di aset kripto yang diminati.

Setiap aset kripto yang akan diluncurkan dan tersedia di platform, memerlukan tinjauan teknis dan ketentuan hukum yang cermat sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti.

“Prioritas kami tetap memastikan pelanggan kami mendapatkan akses yang mudah dan aman dalam berinvestasi aset kripto, serta didukung dengan informasi dan pengetahuan seputar aset kripto. Oleh karena itu, Luno akan terus berupaya untuk memberikan edukasi mengenai aset kripto melalui berbagai platform agar masyarakat dapat merasa aman dan percaya diri dalam memulai investasi aset kripto,” ujarnya.

Luno merupakan platform perdagangan aset kripto global yang bertujuan membuat investasi kripto jadi mudah untuk siapa saja. Saat ini, Luno telah mencatatkan lebih dari 9 juta pelanggan yang tersebar di lebih dari 40 negara. Luno Indonesia sendiri didirikan pada tahun 2016, dan saat ini telah memiliki status sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang terdaftar di Bappebt sejak 31 Maret 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cryptocurrency
Editor : Puput Ady Sukarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top