Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, tapi ADRO dan PTBA Masih Cuan

Dari seluruh konstituen indeks Bisnis-27, mayoritas bergerak di zona merah di mana terdapat 17 saham melemah, 7 saham menguat, dan 3 di antaranya stagnan.
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada awal pekan ini, Senin (7/3/2022). Indeks keluaran Bisnis Indonesia ini turun 0,35 persen di awal perdagangan mengikuti jejak IHSG yang terkoreksi.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia dengan BEI ini turun 0,35 persen menjadi 548,24 pada pukul 09.00 WIB.

Indeks sempat bergerak mencapai 550,46 dan terendah 543,93. Dari seluruh konstituen indeks Bisnis-27, mayoritas bergerak di zona merah di mana terdapat 17 saham melemah, 7 saham menguat, dan 3 di antaranya stagnan.

Saham-saham emiten energi terpantau memimpin penguatan, seperti PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) yang naik 3,95 persen menjadi Rp3.169, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 3,11 persen menjadi Rp3.650, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menyusul dengan naik 2,45 persen menjadi Rp2.510.

Adapun saham-saham yang stagnan di antaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan EMTK.

Adapun pelemahan dipimpin oleh saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang terkoreksi 2,64 persen menjadi Rp6.450, kemudian terdapat saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang melemah 1,93 persen, dan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 1,83 persen menjadi Rp1.610.

Selain itu, saham-saham lain yang juga melemah antara lain INTP sebesar 1,72 persen, BRPT melemah 1,66 persen, ICBP terkoreksi 1,60 persen, dan WIKA turun 1,55 persen.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga dibuka melemah di posisi 6.905,32 pada pembukaan perdagangan. Kapitalisasi pasar berjumlah Rp8.707,67 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper