Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Minyak Tembus US$90, Badai Dingin di AS Jadi Pemicunya

Harga minyak bertahan di atas level US$90 per barel setelah kekhawatiran cadangan minyak mentah AS yang menyusut mungkin tidak cukup untuk memenuhi permintaan akibat serangan badai dingin.
Prediksi Harga Minyak WTI/Reuters
Prediksi Harga Minyak WTI/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah global memanas, salah satu pemicunya justru adanya badai dingin di Amerika Serikat yang mengancam kekurangan pasokan.

Mengutip data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat (4/1/2022), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) bertengger di US$92,31 per barel atau naik 2,034 poin atau 2,26 persen. Sementara itu, harga minyak Brent naik 2,16 poin atau 2,37 persen ke US$93,27 per barel.

Tim Riset Monex Investindo Futures (MIFX) menyebutkan harga minyak bertahan di atas level US$90 per barel setelah kekhawatiran cadangan minyak mentah AS yang menyusut mungkin tidak cukup untuk memenuhi permintaan akibat serangan badai dingin di AS.

“Badai dingin yang menyerang di akhir musim dingin AS dan laporan susutnya cadangan minyak mentah AS pada Rabu lalu telah menyebabkan meningkatnya permintaan minyak mentah dan memicu kenaikan harga minyak mentah,” tulis Tim Riset, dikutip Minggu (6/2/2022).

Adapun, pelemahan dolar AS kemarin juga menjadi penyebab kenaikan harga minyak. Indeks dolar AS sempat bergerak ke level 95,13 sebelum kembali hijau ke level 95,70.

“Sentimen dolar dan kondisi cuaca di AS hari ini masih akan menjadi penggerak harga minyak,” jelas Tim Riset.

MIFX memperkirakan, harga minyak berpotensi dbeli menguji resistance US$92,50 per barel bila naik keatas level US$92,00.

Namun jika harga minyak bergerak turun ke bawah level US$90.00, minyak berpeluang dijual menguji support ke US$89,50 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper