Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Autopedia Lestari (ASLC) Dapat Efektif OJK, IPO Bakal Raup Rp625,6 Miliar

Anak usaha ASSA, Autopedia Lestaris, akan memeroleh dana IPO Rp625,6 miliar.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  17:33 WIB
Pegawai melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Pegawai melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (4/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Anak usaha PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA), PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) yang bergerak di bisnis lelang mobil dan motor serta jual beli mobil online, memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 17 Januari 2022 melanjutkan proses Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO).

Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari Jany Candra mengungkapkan perseroan optimistis kinerja ke depan dapat terus bertumbuh seiring dengan prediksi pasar mobil bekas yang masih cerah di tahun ini serta isu perpanjangan insentif PPnBM DTP yang diharapkan dapat mendorong penjualan mobil bekas.

“Kami bersyukur rencana IPO ASL telah mendapat pernyataan efektif dari OJK. Hal ini menjadi semangat baru bagi kami dalam mengembangkan pasar mobil bekas di Indonesia yang masih sangat besar dan belum terintegrasi dengan baik," jelasnya, Selasa (18/1/2022).

Emiten yang bakal mendapatkan nama ASLC yang akan di juga berharap dengan adanya perpanjangan insentif PPnBM DPT oleh Pemerintah, serta kebangkitan industri otomotif, dapat mendorong pertumbuhan bisnis ASLC ke depan.

Menyambut momentum tersebut, ASLC telah menyediakan platform baik melalui offline maupun online untuk menciptakan ekosistem jual beli kendaraan bekas yang lebih terintegrasi.

Di tambah lagi, dengan posisi JBA sebagai balai lelang terbesar di Indonesia, dan track record yang juga sudah terbukti, ASLC yakin masih mampu untuk melanjutkan pertumbuhan yang positif di tahun-tahun berikutnya.

Jany menambahkan, sebagai bisnis yang terintegrasi, semua lini bisnis ASLC saling melengkapi satu dan lainnya. Dimana untuk bisnis JBA, Caroline, dan Cartalog bersifat complementary dan saling menyeimbangkan.

“Melihat peluang yang ada, serta didukung oleh kemampuan tim manajemen yang berpengalaman, serta melihat secara global bisnis ini memiliki margin yang sehat, kami optimis peluang pertumbuhan bisnis ke depan masih sangat besar, karena saat ini masih didominasi oleh brick and mortar,” ujarnya.

Melalui rencana IPO ini, ALSC menargetkan memperoleh dana sekitar Rp625,6 miliar, dari saham yang ditawarkan yaitu sebanyak 25.492.710 Lot, dengan harga penawaran yaitu sebesar Rp256.

Adapun, ASLC akan memasuki masa penawaran umum perdana saham mulai 19 Januari 2022 sampai dengan 21 Januari 2022. Rencananya Saham ASLC akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 25 Januari 2022.

ASLC merupakan wadah dari berbagai bidang usaha yang berhubungan dengan otomotif. Mulai dari lelang mobil dan motor, jual beli mobil online, jasa inspeksi, dan penyedia data harga mobil dan motor.

Saat ini, perseroan bergerak dalam bidang balai lelang melalui Entitas Anak. ASLC merupakan bagian dari Grup ASSA.

Pada pertengahan tahun 2014, Perseroan mendirikan lelang mobil (car auction) BidWin yang berlokasi di Tipar Cakung, Jakarta. Dengan perkembangan yang semakin pesat

Pada 2019, Perseroan mengakuisisi 51 persen saham PT JBA Indonesia (JBAI), yang merupakan salah satu pionir lelang otomotif terkemuka di Indonesia yang memiliki induk perusahaan Japan Bike Auction di Yokohama, Jepang. Akuisisi tersebut menghasilkan satu merek terkemuka dengan nama JBA BidWin Auction atau lebih dikenal dengan “JBA”.

Sejak akuisisi tersebut, kegiatan usaha di bidang jasa lelang hanya dijalankan melalui Entitas Anak yakni JBAI dan sekaligus menjadi bisnis lelang nomor 1 dan salah satu terbesar di Indonesia dengan jumlah average buyer 30.000 per tahun, dan gross merchandise value (GMV) mencapai lebih dari Rp5 triliun.

Sesuai dengan visi Perseroan yaitu menjadi perusahaan omni channel marketplace untuk otomotif yang paling terpercaya, ke depannya perseroan tidak lagi menjalankan kegiatan usaha yang sama dengan Entitas Anak.

ASLC akan terus membangun ekosistem untuk jual beli kendaraan bekas baik secara online maupun offline bagi seluruh segmen konsumen, baik korporat, bisnis kecil maupun perseorangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo adi sarana armada Autopedia Sukses Lestari
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top