Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kaleidoskop 2021: 10 Saham Paling Cuan Sepanjang 2021, dari DCII hingga DMMX Meroket Ribuan Persen

Per 28 Desember 2021 secara year-to-date (YTD) emiten teknologi seperti PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) hingga emiten bank digital seperti PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) hingga PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) masuk ke dalam 10 saham top gainers tahun ini.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  13:16 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/12/2021). Bisnis - Suselo Jati
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/12/2021). Bisnis - Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten teknologi dan bank digital mewarnai jejeran 10 besar saham dengan kenaikan harga tertinggi atau top gainers sepanjang tahun 2021.

Berdasarkan data Bloomberg per 28 Desember 2021 secara year-to-date (YTD) emiten teknologi seperti PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) hingga emiten bank digital seperti PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) hingga PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) masuk ke dalam 10 saham top gainers tahun ini.

Adapun, saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) merupakan yang paling banyak memberikan cuan di sepanjang tahun berjalan.

Harga saham DCII telah melambung 8.751 persen menjadi Rp37.175 sejak awal tahun. Adapun, kapitalisasi pasar DCII mencapai Rp93,03 triliun.

Adapun, DCI Indonesia merupakan penyedia layanan data cloud yang sebagian sahamnya dimiliki oleh taipan Indonesia, termasuk Anthoni Salim. DCII tercatat sebagai perusahaan dengan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) dengan kinerja terbaik di dunia tahun ini setelah sahamnya melonjak lebih dari 100 kali lipat.

Selanjutnya saham PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) melaju 4.386,66 persen menjadi Rp7.075 sejak awal tahun. Emiten milik Chairul Tanjung ini rencananya akan melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue pada akhir tahun ini.

Perseroan rencananya akan menerbitkan maksimal 10,04 miliar saham baru. Mengacu harga pelaksanaan yang akan dipatok Rp478 per lembar, total dana yang berpotensi diraup BBHI adalah maksimal Rp4,8 triliun.

Rencananya, sebagian besar dana akan digunakan sebagai penguat struktur permodalan yang akan mendorong perseroan masuk ke dalam Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2. Mengacu Peraturan OJK (POJK) Nomor 12 Tahun 2021, untuk mencapai kategori tersebut BBHI memang harus memiliki modal inti minimal Rp6 triliun.

Selanjutnya saham emiten teknologi PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS) menduduki posisi ketiga dengan kenaikan harga tertinggi sebesar 2.655,56 persen menjadi Rp4.960. Baru-baru ini, TFAS digandeng oleh PT Pos Indonesia (Persero) untuk memperluas jangkauan bisnis kurir dan logistik di Indonesia.

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kedua belah pihak dilakukan oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi dengan Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Telefast Indonesia Jody Hedrian. 

Kedua belah pihak bersepakat bersinergi bersama memperluas jangkauan bisnis, melakukan penetrasi pasar, dan meningkatkan layanan dan jasa pada bisnis kurir dan logistik. Kerja sama ini akan langsung diimplementasikan jelang tutup tahun 2021.

Analis J.P. Morgan Sekuritas Indonesia menyebutkan di dalam riset bahwa kenaikan harga saham emiten teknologi merupakan bukti dari ramainya transaksi di sektor teranyar ini. 

Indeks saham sektor teknologi di Bursa Efek Indonesia yaitu IDX Sector Technology juga merupakan indeks dengan kinerja paling moncer sejak awal tahun sebesar 670,02 persen. Realisasi itu jauh di atas performa IHSG yang sebesar 10,36 persen secara ytd.

“Industri data center [misalnya] adalah penerima manfaat dari e-commerce dan ledakan ekonomi digital di Indonesia,” tulis J.P. Morgan.

10 Saham Top Gainers YTD per 28 Desember 2021
Kode EmitenHarga Penutupan Hari IniPerubahan BersihPerubahan
DCII37.175,0036.755,008751,19 %
BBHI7.075,006.917,314386,66 %
TFAS4.960,004.780,002655,56 %
BANK2.380,002.277,002210,68 %
UFOE1.660,001.559,051544,45 %
PANI1.700,001.584,001365,52 %
TMAS1.380,001.260,001049,98 %
MSIN2.010,001.831,631026,89 %
DMMX2.620,002.384,001010,17 %
BBYB2.740,002.472,29923,50 %

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

top gainers Bank Digital emiten teknologi kaleidoskop 2021
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top