Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indosat (ISAT) Akan Naikkan Lagi Tarif Rata-rata Pelanggan

Tren positif kenaikan ARPU akan terus berlanjut.Hal itu didukung oleh komitmen ISAT menawarkan produk yang sederhana, relevan, dan transparan kepada pelanggan.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 06 Desember 2021  |  14:44 WIB
resident Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama dalam sambutannya di Perayaan HUT Indosat Ooredoo secara virtual, Jumat (20/11 - 2020).
resident Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama dalam sambutannya di Perayaan HUT Indosat Ooredoo secara virtual, Jumat (20/11 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten telekomunikasi PT Indosat Ooredo Tbk. (ISAT) berencana terus menaikkan tarif rata-rata pengguna atau average rate per user (ARPU).

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama mengatakan perseroan telah menaikkan ARPU 7,9 persen selama tahun berjalan atau hingga kuartal III/2021. Sampai dengan September lalu, ARPU operator berwarna kuning itu tercatat di level Rp34.000.

Ahmad mengatakan ARPU perseroan berpotensi terus mengalami kenaikkan. Dia percaya tren positif kenaikan ARPU akan terus berlanjut. Hal itu didukung oleh komitmen untuk menawarkan produk yang sederhana, relevan, dan transparan kepada pelanggan.

“Ke depan, kami melihat bahwa ada lebih banyak peluang untuk mengembangkan ARPU kami dan kebutuhan akan penetapan harga yang lebih berkelanjutan di industri,” katanya kepada Bisnis.

ISAT berencana terus memperluas dan memperkuat jaringan video-grade 4G di seluruh negeri, termasuk pedesaan dan daerah tertinggal. Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung rencana pemerintah untuk menghadirkan cakupan 4G di seluruh Indonesia pada tahun 2022.

Ahmad optimistis perseroan akan memainkan peran utama dalam Revolusi 5G di Indonesia saat meluncurkan layanan komersial 5G di Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar. Perseroan, lanjutnya, juga memainkan peran penting dalam menghadirkan teknologi dan inovasi mutakhir melalui kemitraan dengan banyak perusahaan teknologi.

Selain itu, ISAT bakal membagikan dividen sebesar Rp4,99 triliun untuk tahun buku 2021 atau sebesar Rp920,14 per saham. 

Untuk jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada hari ini, Senin 6 Desember 2021 dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi adalah 7 Desember 2021.

Sementara itu, jadwal cum dividen di pasar tunai akan dilaksanakan pada 7 Desember 2021, lalu tanggal ex dividen di pasar tunai pada 8 Desember 2021, dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 16 Desember 2021.

Pembagian dividen interim ini sejalan dengan kinerja ISAT hingga kuartal III/2021. Indosat membukukan pendapatan Rp23,06 triliun. Pendapatan tersebut tumbuh 11,96 persen dibandingkan dengan pendapatan periode sama tahun 2020 yang sebesar Rp20,59 triliun.

ISAT juga mampu membalikkan kerugian di kuartal III/2020 menjadi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp5,8 triliun. Sebelumnya, pada periode sama tahun sebelumnya ISAT mencatatkan rugi bersih Rp457,5 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indosat Kinerja Emiten Emiten Telekomunikasi arpu
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top