Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO Cimory Berpotensi Tembus Rp3,7 Triliun, Harga Penawaran Rp2.780-Rp3.160

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. atau Cimory menetapkan harga penawaran IPO berkisar antara Rp2.780-Rp3.160 per saham.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 10 November 2021  |  02:44 WIB
Ilustrasi berbagai produk Cimory. PT Cisarusa Mountain Dairy Tbk. atau Cimory bersiap melakukan IPO. -  Istimewa.
Ilustrasi berbagai produk Cimory. PT Cisarusa Mountain Dairy Tbk. atau Cimory bersiap melakukan IPO. - Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi penawaran umum saham perdana atau IPO Cimory kian benderang. Dalam prospektus, manajemen PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. tersebut menyampaikan rencananya masuk ke Bursa Efek Indonesia.

Cimory dalam aksi IPO akan melepas sebanyak-banyaknya 1.190.203.000 (dibulatkan 1,19 miliar) saham dengan nominal Rp10, yang mewakili 15 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan setelah IPO.

"Harga penawaran IPO berkisar antara Rp2.780-Rp3.160," papar manajemen Cimory, dalam prospektus yang terbit di Harian Bisnis Indonesia edisi Rabu (10/11/2021).

Dengan rentang harga tersebut, Cimory dalam aksi IPO berpotensi meraih dana Rp3,308 triliun hingga Rp3,761 triliun.

Sesuai RUPS pada 18 Agustus 2021, saat IPO Cimory akan mengalokasikan sebanyak-banyaknya 0,06 persen saham atau 700.000 saham untuk program alokasi saham karyawan atau Employee Stock Allocation (ESA).

Selain itu, Cimory akan melakukan penambahan modal untuk program alokasi saham kepada manajemen dan karyawan atau Management and Employee Stock Option Program (MESOP). Dalam MESOP, Cimory mengalokasikan sebanyak-banyaknya 10 persen atau 674,45 juta saham.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek IPO Cimory ialah PT CLSA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Penjamin pelaksana emisi menjamin dengan kesanggupan penuh terhadap sisa saham IPO yang tidak dipesan.

Berikut rencana jadwal IPO produsen susu dan konsumen premium Cimory.

Izin pengumuman prospektus : 8 November 2021
Masa penawaran awal : 10-17 November 2021
Perkiraan tanggal efektif : 26 November 2021
Perkiraan masa penawaran umum perdana saham : 30 November - 2 Desember 2021
Perkiraan tanggal penjatahan : 2 Desember 2021
Perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik : 3 Desember 2021
Perkiraan tanggal pencatatan saham di BEI : 6 Desember 2021

Setelah IPO, susunan pemegang saham Cimory menjadi Bambang Sutantio 49,35 persen, Farel Grandisuri Sutantio 7,05 persen, Axel Sutantio 7,05 persen, Wenzel Sutantio 7,05 persen.

Selanjutnya, Tiffany Adikoesoemo 3,92 persen, PT Cimoty Dairy Shop 2,35 persen, PT Cimory Hospitality Sejahtera 0,78 persen, PT Choconomory Cokelat Persada 0,78 persen, masyarakat 13,82 persen, ESA 0,01 persen, dan MESOP 7,83 persen.

Secara garis besar, dana IPO Cimory digunakan untuk beberapa hal. Pertama, sekitar 33 persen untuk belanja modal penambahan kapasitas produksi produk olahan susu, dalam bentuk properti, pabrik, dan peralatan.

Kedua, sekitar 25 persen untuk entitas anak di pengolahan dan pengalengan makanan, yakni PT Macroprima Panganutama (MP). Ketiga, sekitar 20 persen untuk entitas anak di bidang agen dan distributor, yaitu PT Macrosentra Niagaboga (MN).

Keempat, sekitar 15 persen untuk menambah saluran distribusi. Kelima, sekitar 7 persen untuk modal kerja operasional Cimory sehari-hari.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia ipo konsumen Cimory
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top