Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Saham PJAA Capai Level Tertinggi 2021

Saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) sempat mencapai level Rp635 hari ini, level tertinggi sepanjang tahun 2021.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  20:51 WIB
Kode batang (QR Code) aplikasi PeduliLindungi di Pintu Gerbang Utama Timur, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Selasa (14/9/2021). Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu dari 20 destinasi wisata yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai lokasi uji coba tahap awal penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk tempat wisata di masa PPKM. ANTARA FOTO - Aprillio Akbar
Kode batang (QR Code) aplikasi PeduliLindungi di Pintu Gerbang Utama Timur, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Selasa (14/9/2021). Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu dari 20 destinasi wisata yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai lokasi uji coba tahap awal penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk tempat wisata di masa PPKM. ANTARA FOTO - Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA – Saham emiten pengelola taman hiburan Ancol, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) berada di level tertinggi sepanjang tahun berjalan ini di posisi Rp625. 

Berdasarkan data RTI, saham PJAA ditutup di level Rp625 per saham pada perdagangan Kamis (21/10/2021). Sepanjang hari, PJAA bergerak dalam rentang Rp615–Rp635. 

Volume saham yang diperdagangkan sejumlah 2,98 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,13 miliar. Kapitalisasi PJAA mencapai Rp1 triliun. 

Dalam sebulan terakhir, PJAA naik 16,82 persen. Kemudian, secara year to date saham PJAA menguat 4,17 persen. Sementara dalam setahun terakhir saham ini naik 33,55 persen. 

Dari sisi fundamental, pendapatan PJAA turun 17 persen per 30 Juni 2021 ini menjadi Rp210,87 miliar turun dibandingkan dengan Rp254,21 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Adapun, rugi bersih perseroan malah terpangkas menjadi rugi Rp94,86 miliar atau naik 35 persen dibandingkan dengan rugi Rp146,37 miliar pada semester pertama tahun lalu.

Kinerja Taman Impian Jaya Ancol tertekan lantaran penyebaran kasus Covid-19 dan keputusan PPKM yang memaksakan tempat wisata ini ditutup dalam beberapa waktu. 

Terbaru, seiring dengan penurunan level PPKM Provinsi DKI Jakarta menjadi level 2 Taman Impian Jaya Ancol kini mengizinkan anak-anak usia di bawah 12 tahun untuk dapat berkunjung dan rekreasi.  

"Ancol resmi dapat menerima kunjungan dari anak di bawah usia 12 tahun dengan pendampingan orang tua” ujar Teuku Sahir Syahali, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dalam keterangan resmi, Rabu (20/10/2021). 

Sebagai informasi, pengunjung yang hendak berkunjung ke Taman Impian Jaya Ancol wajib membeli tiket secara daring dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi. 

Unit rekreasi yang dapat dinikmati antara lain Dunia Fantasi, Ocean Dream Samudra, Allianz Ecopark, Pasar Seni Ancol, Gondola dan Sea World Ancol.

Sementara itu, untuk aktivitas berenang di Pantai Ancol belum diizinkan serta arena permainan air Atlantis Water Adventure belum beroperasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham pembangunan jaya ancol ancol Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top