Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham KRAS, WSKT, dan WIKA Kompak Melejit saat IHSG Menghijau pada Awal Sesi II

Hingga pukul 13,46 WIB, saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memimpin dengan lonjakan 14,62 persen atau 125 poin ke level Rp980 per saham.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga saham emiten pelat merah melejit lebih dari 10 persen di tengah penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal sesi II perdagangan hari ini, Rabu (21/7/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, saham emiten BUMN Karya PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) melonjak 14,62 persen atau 125 poin ke level Rp980 per saham pada pukul 13.46 WIB.

Saham WSKT menduduki urutan ke-4 saham yang melonjak paling tajam (top gainers) hari ini, di bawah PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk. (WEHA) yang melonjak 30,88 persen, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. (KIOS) yang naik 23,08 persen, dan PT Bank Ganesha Tbk. yang menguat 17,75.

Tidak mau ketinggalan, saham emiten BUMN lainnya PT Krakatau Steel Tbk. (KRAS) terpantau menguat 11,34 persen atau 59 poin ke level Rp535 per saham pada pukul 13.40 WIB.

Menyusul di belakangnya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) juga melonjak 110 poin atau 11,17 persen ke level Rp1.095 per saham.

Penguatan ini sejalan dengan IHSG yang menguat 0,26 persen atau 16,97 pion ke level 6.033,45 pada pukul 13.48 WIB. Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 6.026,89-6.053,19.

Sebanyak 267 saham menguat, 220 saham melemah, dan 156 saham stagnan pada awal perdagangan sesi II hari ini.

Sebelumnya, analis memprediksi IHSG secara teknikal berpotensi berbalik rebound pada perdagangan hari ini.

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan pergerakan IHSG secara teknikal terkoreksi namun mampu bertahan level support Moving Average 20 hari dan 50 hari.

Hal tersebut menurutnnya membuka peluang indeks untuk berbalik alami penguatan menghapus sebagian kerugian di perdagangan hari ini.

“Momentum indikator Stochastic dan RSI masih dalam bullish momentum dan memiliki span yang cukup lebar menuju lanjutan penguatan hingga kondisi overbought,” ungkap Lanjar dikutip pada Rabu (21/7/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper