Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Wismilak Inti Makmur (WIIM) Borong Saham 4,33 Juta Lembar

Direktur Utama Wismilak Inti Makmur Ronald Walla menambah persentase kepemilikannya di perseroan lewat pembelian saham pada dua sesi perdagangan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 20 Juli 2021  |  08:46 WIB
Bos Wismilak Inti Makmur (WIIM) Borong Saham 4,33 Juta Lembar
Sejumlah pekerja pabrik rokok menghitung uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran saat pembagian di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (21/5/2019). - ANTARA/Yusuf Nugroho
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM) Ronald Walla melakukan pembelian saham perseroan dengan tujuan investasi.

Dilansir dari keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (20/7/2021), Ronald Walla melakukan transaksi pembelian saham WIIM pada 15 Juli 2021 — 16 Juli 2021. Harga rata-rata transaksi berada di level Rp575,18.

Ronald melakukan pembelian 4,33 juta lembar saham emiten berkode saham WIIM tersebut. Setelah transaksi, kepemilikan naik menjadi 318,78 juta lembar atau setara dengan 15,18 persen.

“[Tujuan dari transaksi] investasi. [Status kepemilikan] langsung,” ujar Manajemen Wismilak Inti Makmur dalam surat kepada BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ronald Walla menjabat sebagai Direktur Utama Wismilak Inti Makmur sejak 2012 berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS). Sebelumnya, dia menjabat sebagai Komisaris di WIIm pada 2008—2012.

Ronald juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Galan Gelora Djaja pada 2002 — 2007. Berdasarkan laporan tahunan 2019, perusahaan memiliki secara tidak langsung 99,74 saham Galan Gelora Djaja.

Galan Gelora Djaja didirikan pada Desember 1993. Entitas itu bergerak dalam bidang manufaktur, impor dan ekspor, penjualan umum, jasa, pertanian dan agribisnis, perusahaan forwarding, dan perdagangan umum dari rokok untuk masyarakat umum.

GGD menghentikan operasinya pada 2007. Namun, WIIM menyatakan tidak memiliki niat untuk menutup GGD karena diharapkan untuk kembali beroperasi pada saat GD memperluas usahanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham industri rokok aksi emiten wismilak
Editor : M. Nurhadi Pratomo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top