Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Kembali ke Level 6.000, Asing Borong BBCA & TLKM

IHSG mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan 0,44 persen atau 26,33 poin ke level 5.983,04. Pada pukul 09.14 WIB, indeks berbalik mengaut 0,28 persen atau 17,06 poin ke 6.016,43.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  09:15 WIB
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik ke zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Rabu (9/6/2021), meskipun sempat dibuka melemah.

IHSG mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan 0,44 persen atau 26,33 poin ke level 5.983,04. Pada pukul 09.14 WIB, indeks berbalik mengaut 0,28 persen atau 17,06 poin ke 6.016,43.

Sebanyak 211 saham menguat, 179 saham melemah, dan 149 stagnan. Adapun investor asing mencatat jual bersih atau net sell senilai Rp38,58 miliar pagi ini.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) paling banyak dijual investor asing dengan net sell mencapai Rp19,3 miliar. Saham BBRI terpantau stagnan di Rp4.200.

Selain itu, saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) juga menjadi sasaran aksi jual pagi ini dengan net sell mencapai Rp10,8 miliar.

Di sisi lain, investor asing memborong saham PT Bank Central Asia Tbk dengan net buy mencapai Rp7,2 miliar, disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dengan net sell Rp6,6 miliar.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan gelombang tekanan dalam pergerakan IHSG masih terlihat akan berlanjut, namun selama support level terdekat dapat tahan uji maka IHSG masih berpeluang untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya.

“Kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari data yang telah terlansir juga akan turut menopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ungkap William dalam risetnya, Rabu (9/6/2021).

Hari ini, William memperkirakan IHSG masih berpotensi untuk berada dalam fase konsolidasi wajar, dengan pergerakan pada kisaran 5.942 hingga 6.123.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top