Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal I/2021: Wijaya Karya (WIKA) Cetak Pendapatan Rp3,92 Triliun

Kontribusi pendapatan dari infrastruktur dan gedung masih menjadi tulang punggung perseroan senilai Rp2,56 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 30 Mei 2021  |  10:02 WIB
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) Agung Budi Waskito.  - Dok. WIKA
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) Agung Budi Waskito. - Dok. WIKA

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. membukukan penurunan pendapatan yang lebih terbatas pada kuartal I/2021.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2021, emiten dengan kode saham WIKA ini mencatatkan pendapatan senilai Rp3,92 triliun atau turun 6,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp4,19 triliun.

Dilihat dari kontribusinya, pendapatan dari infrastruktur dan gedung masih menjadi tulang punggung perseroan senilai Rp2,56 triliun. Perolehan ini susut 4,56 persen secara tahunan dari sebelumnya Rp2,68 triliun.

Selanjutnya pendapatan energi dan industrial plant turun 11,74 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp589,21 miliar serta pendapatan dari realty dan properti turun 61,24 persen menjadi Rp70,23 miliar.

Hanya pendapatan industri yang tumbuh sebesar 5,52 persen yoy menjadi Rp703 miliar.

Sementara itu, total aset WIKA terpantau menurun 9,22 persen sejak awal tahun menjadi Rp61,82 triliun. Sementara liabilitas WIKA turun 12,40 persen menjadi Rp45,06 triliun, ekuitas mencatatkan pertumbuhan 0,63 persen menjadi Rp16,76 triliun.

Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito mengatakan pencapaian pada tiga bulan pertama tahun ini menjadi bekal perseroan untuk menjaga aktivitas produksi ke depan.

“Kami percaya bahwa kunci untuk menjaga perusahaan tetap berada pada posisi positif adalah dengan memastikan kondisi kesehatan setiap karyawannya agar tetap produktif. Perusahaan juga fokus pada kondisi likuiditas keuangan melalui monitoring cash flow secara berkala dan penerapan efisiensi di semua lini,” kata Agung dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Minggu (30/5/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wika emiten konstruksi
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top