Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Bergerak Terbatas Besok Jumat (28/5), Rekomendasi Saham TLKM, UNVR, ICBP

Pada Jumat (27/5/2021), IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang terbatas 5.741-5.978.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  20:22 WIB
Karyawati beraktivitas di sekitar logo PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di sekitar logo PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (4/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi cenderung terbatas pada Jumat (28/5/2021). Sejumlah saham dapat menjadi pilihan investor.

William Surya Wijaya, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas menyampaikan pola gerak IHSG telah berhasil menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik. Peluang kenaikan masih terlihat dalam pergerakan IHSG.

Fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas juga masih akan mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Pada Jumat (27/5/2021), IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang terbatas 5.741-5.978.

Sejumlah rekomendasi saham pilihannya adalah TLKM, UNVR, ICBP, ASII, SMGR, EXCL, ASRI.

Pada akhir sesi II pukul 15.00 WIB, IHSG naik 0,45 persen atau 25,98 poin menjadi 5.841,83. Sepanjang sesi, indeks bergerak di rentang 5.841,83-5.904,84.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan aksi jual dengan net sell Rp84,4 miliar pada hari ini. Sepanjang 2021, investor asing masih mencatatkan net buy Rp9,79 triliun.

Mengutip data konsultan keuangan D'Origin, sejumlah saham dalam Indeks LQ45 menjadi sasaran jual asing. Saham PGAS memimpin daftar dengan net sell Rp391,81 miliar.

Selanjutnya, saham BMRI mencatatkan net foreign sell Rp179,02 miliar, BBRI Rp124,45 miliar, BBNI Rp87,74 miliar, INCO Rp56,9 miliar, KLBF Rp32,77 miliar, dan JPFA Rp30,09 miliar.

Di sisi lain, saham ARTO menjadi yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp287,32 miliar. Selanjutnya, saham TLKM mencatatkan net foreign buy Rp152,58 miliar, BBCA Rp140,21 miliar, ASII Rp71,15 miliar, FREN Rp57,3 miliar, UNVR Rp46,91 miliar, ANTM Rp45,44 miliar, dan TCPI Rp32,57 miliar.

Regina Fawziah, Equity Research Analyst Erdikha Elit Sekuritas, menyampaikan indeks pada perdagangan hari ini membentuk pola inverted hammer. Total transaksi mencapai Rp22,9 triliun dengan volume transaksi 25,34 miliar saham.

Adapun sektor yang menopang laju indeks perdagangan meliputi sektor Industrials (1.922%), Consumer Non-Cyclical (1.814%), Infrastructures (1.56%), Basic Materials (0.861%), Technology (0.737%), Transportation & Logistic (0.592%), dan Consumer Cyclicals (0.383%).

Sedangkan sektor yang masih membebani laju indeks hari ini meliputi sektor Energy (-0.186%), Properties & Real Estate (-0.203%), Healthcare (-0.296%), dan Financials (-0.604%).

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top