Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lewat Trans Airways, Chairul Tanjung Tambah Kepemilikan Saham GIAA Rp317,23 Miliar

Finegold Resources Ltd telah mengalihkan seluruh saham miliknya dalam PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) kepada PT Trans Airways.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  20:23 WIB
Chairul Tanjung  -  bankmega.com
Chairul Tanjung - bankmega.com

Bisnis.com, JAKARTA - Chairul Tanjung melalui PT Trans Airways kembali menambah kepemilikan sahamnya di emiten penerbangan pelat merah, PT Garuda Indonesia Tbk.

Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Finegold Resources Ltd telah mengalihkan seluruh saham miliknya dalam PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) kepada PT Trans Airways.

Jumlah saham yang dialihkan tersebut sebanyak 635.739.990 saham atau 635,73 juta saham. Adapun, harga pelaksanaan transaksi itu sebesar Rp499 saham.

Dengan demikian, total nilai transaksi itu mencapai Rp317,23 miliar dan dilakukan pada 6 Mei 2021.

Dari transaksi itu, maka total kepemilikan saham Trans Airways atas GIAA bertambah menjadi sekitar 7,31 miliar saham GIAA atau setara dengan 28,26 persen dari seluruh modal ditempatkan perseroan, dari sebelumnya sekitar 6,68 miliar saham atau setara dengan 25,81 persen.

“Status kepemilikan saham langsung,” tulis Direktur Utama Trans Airways Warnedy dikutip dari keterbukaan informasi perseroan, Senin (10/5/2021).

Adapun, Trans Airways merupakan perusahaan milik konglomerat Chairul Tanjung.

Sebagai informasi, pada awal mulanya Trans Airways memborong saham GIAA dari tiga sekuritas yang berperan menjadi underwriter di initial public offering (IPO) yaitu PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, serta PT Danareksa Sekuritas.

Trans Airways membeli sebanyak 10,88 persen saham GIAA dijual dengan harga Rp 620 per saham pada 2012. Harga tersebut lebih rendah daripada harga jual saat IPO, yaitu Rp 750 per saham.

Di lantai bursa, pada penutupan perdagangan Senin (10/5/2021) saham GIAA parkir di level Rp320 per saham, tidak bergerak daripada perdagangan sebelumnya.

Sepanjang tahun berjalan 2021, GIAA terkoreksi 20,40 persen. Kapitalisasi pasar GIAA di posisi Rp8,28 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia chairul tanjung
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top