Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Binaartha Sekuritas: IHSG Potensi Koreksi Lanjutan, Cermati BBNI hingga RALS

Pada akhir perdagangan Senin (3/5/2021), IHSG ditutup melemah 0,72 persen atau 43,01 poin ke level 5.952,59. Sepanjang hari, indeks bergerak di level 6.004-5.938,87.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  07:26 WIB
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/5/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Analis memperkirakan masih ada koreksi lanjutan untuk pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (4/5/2021).

Pada akhir perdagangan Senin (3/5/2021), IHSG ditutup melemah 0,72 persen atau 43,01 poin ke level 5.952,59. Sepanjang hari, indeks bergerak di level 6.004-5.938,87.

Adapun, sebanyak 190 saham bergerak di zona hijau, 307 saham ke zona merah, dan 144 saham tidak berubah dari harga penutupan kemarin. Total transaksi Rp9,23 triliun.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 5.883,52 hingga 6.026,96. 

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Namun demikian, Stochastic dan RSI bergerak ke bawah di area netral. 

“Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG,” tulis Nafan dalam riset harian, Selasa (5/4/2021).

Berikut sejumlah saham yang dapat dicermati hari ini:

 

BBNI, Daily (5575) (RoE: 7.98%; PER: 10.86x; EPS: 515.60; PBV: 0.86x; Beta: 1.96): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 5500 – 5600, dengan target harga di level 5725, 6050, 6325, 7425 dan 7950. Support: 5450 & 5200.

BNGA, Daily (995) (RoE: 9.51%; PER: 6.25x; EPS: 160.82; PBV: 0.59x; Beta: 1.9): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 980 – 1000, dengan target harga secara bertahap di level 1020, 1075, 1200 and 1325. Support: 980 & 950.

IMAS, Daily (1060) (RoE: -6.78%; PER: -6.81x; EPS: -155.75; PBV: 0.46x; Beta: 2.05): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1045 – 1060, dengan target harga secara bertahap di level 1100, 1130, 1200 dan 1270. Support: 1045 & 1025.

INKP, Daily (9075) (RoE: 6.92%; PER: 12.03x; EPS: 754.11; PBV: 0.83x; Beta: 1.86): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle rn yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 9000 – 9100, dengan target harga secara bertahap di level 9350, 10125, 13725 dan 17325. Support: 8600.

MNCN, Daily (960) (RoE: 12.79%; PER: 7.86x; EPS: 122.09; PBV: 1.00x; Beta: 1.76): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada level 950 – 960, dengan target harga secara bertahap di 980, 1060, 1160, 1390 dan 1620. Support: 930 & 875.

RALS, Daily (760) (RoE: -9.60%; PER: -15.74x; EPS: -48.28; PBV: 1.51x; Beta: 1.86): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 750 – 760, dengan target harga secara bertahap di level 775, 845, 920 dan 990. Support: 735 & 700.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top