Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mandiri Sekuritas Optimistis Peningkatan Transaksi Saham bakal Langgeng

Direktur Retail & Tresury Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik mengatakan secara aspek bisnis industri pialang saham masih akan lebih baik lagi tahun ini didorong oleh pasar domestik yang juga berkembang dengan positif.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  19:57 WIB
Dari kiri: Direktur Retail & Treasury Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik, Direktur Operations Mandiri Sekuritas Heru Handayanto, Plt Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silva Halim, dan Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Harold Tjiptadjaja berbincang sebelum memaparkan kinerja perusahaan tahun 2020, Rabu (3/3 - 2021)
Dari kiri: Direktur Retail & Treasury Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik, Direktur Operations Mandiri Sekuritas Heru Handayanto, Plt Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silva Halim, dan Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Harold Tjiptadjaja berbincang sebelum memaparkan kinerja perusahaan tahun 2020, Rabu (3/3 - 2021)

Bisnis.com, JAKARTA — Ramainya transaksi di pasar saham di awal tahun ini dinilai akan langgeng sepanjang tahun ini seiring pertumbuhan investor yang kian pesat.

Berdasarkan data Bloomberg, transaksi broker sepanjang Februari 2021 sebesar Rp624,93 triliun, turun 26,40 persen dibandingkan nilai transaksi bulan sebelumnya yang mencapai Rp849,12 triliun.

Kendati demikian, jika dilihat secara tahunan, total transaksi sepanjang Februari 2021 masih jauh lebih tinggi dari Februari 2020 yang hanya Rp278,45 triliun alias meningkat 55,44 persen atau 2,24 kali secara year on year (yoy)

Direktur Retail & Tresury Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik mengatakan secara aspek bisnis industri pialang saham masih akan lebih baik lagi tahun ini didorong oleh pasar domestik yang juga berkembang dengan positif.

“Jadi kita berharap [pertumbuhan baik dari tahun 2020] masih jadi tren di 2021. Saya optimis tetap langgeng sampai akhir 2021,” ujarnya dalam sesi daring, Rabu (3/3/2021)

Mandiri Sekuritas ada di posisi dua broker teraktif sepanjang Januari dengan total transaksi Rp55,16 triliun. Sekuritas dengan kode CC ini membukukan penurunan transaksi secara bulanan dari sebelumnya Rp75,59 triliun pada Januari 2021.

Akan tetapi, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 lalu, total transaksi yang berhasil dicatat sekuritas pada Februari tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan Februari 2020 yang hanya Rp19,67 triliun atau naik 180,42 persen secara yoy.

Di sisi lain, Mandiri Sekuritas juga fokus untuk terus menjaga posisinya di jajaran teratas broker di Indonesia.

Plt. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silva Halim mengatakan persaingan di industri pasar modal saat ini sangat kompetitif, tapi sekuritas masih tetap berhasil mempertahankan posisi tiga teratas untuk tiap lini bisnisnya.

Sebagai contoh, untuk lini bisnis brokerage, Silva mengatakan Mansek masih mampu bertahan di jajaran atas 10 besar broker di Tanah Air meski banyak bersaing dengan broker-broker asing yang memiliki cabang di Indonesia.

Menurutnya, Mansek selalu berinovasi untuk memberikan layanan yang lebih baik serta nilai tambah bagi nasabahnya, serta tetap menjalankan tata kelola perusahaan yang baik.

“Sudah terbukti di longterm, it paid off, kita tetap bisa mempertahankan dominasi kita di pasar modal,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG mandiri sekuritas transaksi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top