Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Emiten: KRAS Dongkrak Ekspor, Emiten Batu Bara Mengeruk Berkah Imlek

Berita tentang investasi jumbo ekosistem baterai menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Selasa (2/2/2021).
Janlika Putri
Janlika Putri - Bisnis.com 02 Februari 2021  |  08:58 WIB
Foto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). ANTARA FOTO - Jojon
Foto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). ANTARA FOTO - Jojon

Bisnis.com, JAKARTA - Berita tentang investasi jumbo ekosistem baterai menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Selasa (2/2/2021).

Berikut beberapa rincian perkembangan isu-isu terkini seputar pasar modal dan kinerja emiten:

1. Industri Baterai Kendaraan Listrik Butuh Investasi hingga Rp252 Triliun

Pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik diperkirakan membutuhkan investasi senilai US$13,4 miliar—US$17,4 miliar (Rp252,3 triliun).

Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik Agus Tjahajana mengatakan bahwa kebutuhan investasi itu untuk membangun industri baterai kendaraan listrik dari hulu ke hilir dengan kapasitas cells 140 GWhe.

Pembangunan industri baterai ini akan melibatkan konsorsium BUMN, yakni Indonesia Battery Holding (IBH) yang terdiri atas Mining and Industry Indonesia (MIND ID), PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk., bersama mitra investor asing.

2. PLN Penuhi Kebutuhan Tenaga Listrik dan Uap Blok RokRokan

Pada 2024, diperkirakan cadangan daya sistem kelistrikan Sumatra sebesar 3.811 MW atau 46,1 persen sehingga dipastikan siap memenuhi kebutuhan listrik Wilayah Kerja Rokan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik dan uap (SPJBTLU) antara PLN dengan anak usaha Pertamina, yaitu Pertamina Hulu Rokan (PHR).

3. Saham Bank Net Syariah (BANK) dan Damai Sejahtera Abadi (UFOE) Naik Lebih dari 30 Persen

Dua saham emiten anyar mencetak kenaikan harga saham tertinggi kemarin, Senin (1/2/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG naik 3,5 persen atau 205,19 poin menjadi 6.067,55. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang 5.735,47-6.070,73. Torehan ini sekaligus mengantarkan indeks kembali ke level 6.000 setelah tujuh sesi terakhir mencetak pelemahan.

4. Krakatau Steel (KRAS) Targetkan Volume Ekspor Naik 20 Persen Tahun Ini

Pada 2021, emiten berkode saham KRAS menargetkan volume pengiriman ekspor mencapai 155 kiloton atau meningkat 20,77 persen dibandingkan tahun lalu.

5. Emiten Batu Bara Mengeruk Berkah Jelang Imlek

Impor batu bara termal China masih akan tetap kuat menjelang Tahun Baru Imlek pada pertengahan Februari 2021. Produsen batu bara asal Indonesia akan diuntungkan selaku eksportir terbesar ke Negeri Panda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN ipo krakatau steel emiten batubara Baterai Mobil Listrik
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top