Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Direktur Sido Muncul Beli Saham SIDO Rp950 Juta

Dalam 3 tahun terakhir, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba double-digit setiap tahunnya, dengan CAGR sebesar 23 persen.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 Januari 2021  |  17:49 WIB
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur produsen jamu PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) melakukan aksi membeli saham usahanya sebanyak 1,3 juta lembar.

Direktur Keuangan Sido Muncul Leonard mengungkapkan pembelian saham SIDO sebanyak 1.303.600 lembar saham pada harga rata-rata Rp729.16 yang dilakukan pada Januari 2021. Artinya, total nilai saham yang dibelinya secara pribadi mencapai Rp950,5 juta.

"Pembelian saham SIDO dilakukan dengan tujuan untuk keperluan investasi pribadi jangka panjang, serta dengan mekanisme investasi langsung melalui perdagangan Bursa Efek Indonesia. Ini merupakan transaksi pembelian pertama saham SIDO oleh Leonard, di mana sebelumnya belum pernah memiliki saham SIDO," paparnya dalam keterangan resmi, Jumat (29/1/2021).

Dalam 3 tahun terakhir, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba double-digit setiap tahunnya, dengan CAGR sebesar 23 persen. Laba bersih perseroan tumbuh 24 persen pada 2018, dan tumbuh sebesar 22 persen pada 2019.

Bahkan di tengah masa pandemi ini, perseroan masih mencatatkan kinerja yang sangat apik. Berdasarkan laporan keuangan terakhir periode kuartal III/2020, laba bersih perusahaan naik sebesar 11 persen yoy menjadi Rp641 miliar.

"Perseroan juga rajin membagikan dividen yang sangat menarik di mana rasio pembayaran dividen rata-rata di atas 85 persen dari laba bersih setiap tahunnya di 3 tahun terakhir," ungkapnya.

Rata–rata penutupan harga saham SIDO pada November dan Desember 2020 di perdagangan di kisaran Rp802/lembar saham, dan pernah menyentuh harga Rp 860 /lembar saham di Oktober 2020. Pada 29 Januari saham SIDO ditutup di harga Rp 730/lembar saham.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham emiten sido muncul
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top