Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berkat Penjualan Lahan Industri, Kinerja Agung Podomoro (APLN) Lampaui Target

Realisasi marketing sales 2020 senilai Rp3,5 triliun APLN itu naik 56 persen dibandingkan prapenjualan pada periode yang sama pada 2019 senilai Rp1,9 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 16 Januari 2021  |  14:05 WIB
Proyek Neo Soho Podomoro City besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)
Proyek Neo Soho Podomoro City besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk. membukukan pendapatan prapenjualan atau marketing sales senilai Rp3,5 triliun pada 2020, melampaui target Rp3 triliun.

Perinciannya, sekitar 89 persen marketing sales tersebut diperoleh dari penjualan 280 hektar lahan industri di Karawang, diikuti oleh penjualan di Podomoro Park Bandung, Podomoro Golf View Cimanggis, dan Podomoro City Deli Medan.

Sekretaris Perusahaan Agung Podomoro Land Justini Omas mengatakan realisasi marketing sales 2020 senilai Rp3,5 triliun di luar pajak itu naik 56 persen dibandingkan prapenjualan pada periode yang sama pada 2019 senilai Rp1,9 triliun.

“Nila itu melebihi target marketing sales sekitar Rp3 triliun untuk 2020,” kata Justini dalam keterangan resmi, Kamis (14/1/2021).

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2020 yang dipublikasikan pada Senin (16/11/2020), emiten berkode saham APLN mencatatkan koreksi pendapatan 1,17 persen menjadi Rp2,88 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp2,92 triliun.

Dilihat dari jenis pendapatan, hanya segmen penjualan yang mengalami kenaikan yaitu sebesar 9,09 persen menjadi Rp2,11 triliun dari sebelumnya Rp1,93 triliun. Segmen penjualan masih menjadi tulang punggung pendapatan APLN dengan kontribusi 73,10 persen.

Tercatat rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp430,24 miliar. Padahal pada akhir kuartal III/2019, pos ini berisi laba Rp81,04 miliar.

Pada penutupan perdagangan Jumat (15/1/2021), saham APLN turun 0,97 persen atau 2 poin menjadi Rp204. Kapitalisasi pasarnya Rp4,63 triliun dengan price to earning ratio (PER) -8,07 kali. Sepanjang 2021 saham APLN berhasil naik 13,97 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agung podomoro properti Kinerja Emiten agung podomoro land
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top