Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BEI Buka Gembok Saham ISAT, IRRA, dan CITY, Kunci Saham Bank Bukopin (BBKP)

Di antara 3 saham yang dibuka perdagangannya, hanya saham PT Indosat Tbk. (ISAT) yang berada di zona hijau pada akhir sesi I.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  12:20 WIB
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Indosat Tbk., PT Itama Ranoraya Tbk., dan PT Natura City Developments Tbk. pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (13/1/2021).

“Suspensi atas perdagangan saham di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 13 Januari 2021,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M. Panjaitan, dikutip Rabu (13/1/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, ketiga saham tersebut terpantau bergerak variatif sejak awal perdagangan.

Hanya saham PT Indosat Tbk. dengan ticker ISAT yang tetap berada di zona hijau pada akhir perdagangan sesi I dengan penguatan 5,93 persen menjadi Rp6.250 per saham.

Sementara saham PT Natura City Developments Tbk. dengan kode CITY tak mampu mempertahankan penguatannya dan ditutup turun 6,45 persen menjadi Rp232 per saham. 

Pada saat perdagangan dibuka, CITY sempat menyentuh level tertinggi Rp310 per saham sebelum terkoreksi pada akhir perdagangan sesi II.

Begitu pula saham PT Itama Ranoraya Tbk. terjerembab ke zona merah dengan pelemahan 6,76 persen menjadi Rp3.450 per saham.

Saham dengan ticker IRRA tersebut sempat melaju hingga menyentuh Rp4.390 per saham pada awal perdagangan.

Di sisi lain, otoritas bursa menghentikan sementara perdagangan saham PT Bank Bukopin Tbk.

Supensi atas saham dengan kode BBKP tu dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu bagi investor untuk mempertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan investasi.

Pada akhir perdagangan Selasa (12/1/2021), BBKP melesat hingga 24,59 persen menjadi Rp760 per saham.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bursa efek indonesia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top