Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asing Jualan Rp200 Miliar, IHSG Masih di Zona Hijau

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 6,4 poin atau 0,11 persen ke level 5.766,32 di akhir sesi pertama pertama perdagangan hari ini, Jumat (27/11/2020).
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 27 November 2020  |  12:08 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 6,4 poin atau 0,11 persen ke level 5.766,32 pada sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (27/11/2020). Saham properti dan perkebunan menjadi pemimpin penguatan indeks.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka di level 5.773,55 dan langsung menguat 0,40 persen. Indeks sempat tergelincir di awal perdagangan. Namun, aksi beli yang lebih kuat membuat indeks bertahan di zona hijau hingga akhir sesi pertama.

Total transaksi perdagangan mencapai 16,79 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp8,16 triliun. Investor asing mencatat net sell sebesar Rp202,91 miliar.

Secara umum, sebanyak 255 saham menguat, 194 saham melemah, dan 158 saham stagnan dibandingkan posisi penutupan kemarin. Saham properti dan perkebunan menjadi penopang penguatan indeks.

Indeks Jakprop yang berisi saham-saham properti tercatat naik 1,89 persen, dipimpin saham PT Lippo Karawaci Tbk. yang menguat 21,69 persen ke level 202. Saham PT Maha Properti Indonesia Tbk. yang dimiliki Keluarga Tahir juga naik 18,18 persen ke posisi 1.690.

Saham perkebunan juga turut mencetak panen hingga sesi pertama. Indeks Jakagri naik 4,27 persen ke level 1.283. Saham emiten sawit milik para konglomerat kompak melesat, mulai dari PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT), hingga PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI)

Saham LSIP milik Grup Salim naik 6,39 persen sedangkan saham BWPT milik Grup Rajawali menguat 12,50 persen. Adapun saham AALI milik Grup Astra juga naik 5,99 persen.

Sebelumnya, IHSG diperkirakan bakal menguat menuju level 5.800 setelah kemarin menembus level 5.759,91. Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan sejumlah sentimen positif bakal mewarnai pergerakan IHSG hari ini, Jumat (27/11/2020). Salah satunya adalah kenaikan harga komoditas seperti batu bara (+0,86 persen), emas (+0,53 persen), dan nikel (+1,24 persen). 

"Berlanjutnya Net Buy Investor Asing berpotensi menjadi sentimen positif pendorong naik IHSG serta saham dibawah komoditas tersebut diantaranya: MBAP, ADRO, PTBA, ITMG, UNTR, TINS, INCO, ANTM," tulis Edwin dalam laporan riset harian, Jumat (27/11/2020),

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top