Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Timah (TINS) Hadapi Permohonan PKPU

Emiten produsen timah itu juga mendapat panggilan persidangan dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 27 November 2020  |  20:54 WIB
Angkutan umum roda tiga menunggu calon penumpang di depan kantor PT Timah Tbk di Jakarta, Rabu (2/1/2018). - Bisnis/Dedi Gunawan
Angkutan umum roda tiga menunggu calon penumpang di depan kantor PT Timah Tbk di Jakarta, Rabu (2/1/2018). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Timah Tbk. menghadapi permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang yang diajukan oleh CV Al Ridho.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia yang dikutip Jumat (27/11/2020), Sekretaris Perusahaan Timah Muhammad Zulkarnaen menyampaikan perseroan memperoleh permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Emiten produsen timah itu juga mendapat panggilan persidangan dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Timah menghadapi permohonan penundaan PKPU terhadap perseroan oleh CV Al Ridho. Entitas itu bertindak pemohon dan perseroan sebagai termohon.

“Perkara ini masih dalam tahap awal di mana sidang pertama akan dilakukan pada 30 November 2020,” ujar Zulkarnaen dalam surat kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Sebagai catatan, emiten berkode saham TINS itu membukukan pendapatan Rp11,88 triliun pada kuartal III/2020. Realisasi itu lebih rendah 18,42 persen dari Rp14,56 triliun periode yang sama tahun lalu.

TINS tercatat masih membukukan rugi bersih Rp255,16 miliar per 30 September 2020. Namun, jumlah itu menciut dari Rp390,07 miliar pada kuartal II/2020.

TINS itu melaporkan harga logam timah terus membaik akibat defisit pada kuartal III/2020. Manajemen optimistis harga akan kembali ke posisi semula pada awal 2021.

Manajemen Timah menjelaskan bahwa uji coba vaksin di beberapa negara telah membawa harapan baik bagi pulihnya pasar komoditas logam. Perseroan pertambangan milik negara itu melaporkan permintaan logam timah naik 8,07 persen secara kuartalan pada kuartal III/2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkpu pt timah tbk emiten tambang timah
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top