Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Kembali ke 5.400, Asing Keluar Lepas Saham BBRI hingga UNVR

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan net foreign sell terbesar sejauh ini senilai Rp29,5 miliar.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 12 November 2020  |  09:59 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Kamis (12/11/2020) seiring dengan aksi ambil untuk investor, termasuk investor asing.

Hingga pukul 09.50 WIB, IHSG koreksi 0,52 persen atau 28,56 poin menjadi 5.480,95. Sejumlah 180 saham hijau, 178 saham koreksi, dan 173 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar pun tergerus menjadi Rp6.393,89 triliun. Investor asing tercatat berbalik net sell Rp36,59 miliar.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan net foreign sell terbesar sejauh ini senilai Rp29,5 miliar. Menyusul dibelakangnya adalah PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan nilai jual bersih Rp12,2 miliar

Selanjutnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan net foreign sell Rp5,9 miliar, dan PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) jual bersih asing Rp5,1 miliar.

Sebelumnya, pada akhir perdagangan Rabu (11/11/2020), IHSG terpantau parkir di level 5.509,51 setelah menguat 0,86 persen atau 46,77 poin. Sepanjang hari, indeks bergerak di rentang 5.471,59 - 5.520,91.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan bahwa berdasarkan rasio fibonacci, level support maupun resistance indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di kisaran 5.490,81 hingga 5.612,41

Seementara itu, berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif, meskipun stochastic maupun RSI dapat berpotensi terjadi jenuh beli.

“Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ujar Nafan seperti dikutip dari publikasi riset harian, Kamis (12/10/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham net sell asing
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top