Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Terbitkan Beleid PMN ke PT PNM Persero Senilai Rp1,5 Triliun

Total PMN yang diberikan kepada PT PNM sebesar Rp1,5 triliun. Pengalokasian dana tersebut merupakan bagian dari program pembiyaan korporasi yang dialokasikan pemerintah sebesar Rp62,2 triliun.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 12 November 2020  |  17:34 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020  -  Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020 - Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo akhirnya meneken ketentuan terkait penambahan modal penyertaan modal negara (PMN) ke dalam modal saham PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2020 yang diterbitkan oleh pemerintah pada awal bulan ini.

Dalam pertimbangan beleid tersebut, pemerintah menyatakan pemberian PMN kepada PT PNM (Persero) dilakukan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha perseroan untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"[Jadi pemerintah] perlu menambah PMN ke dalam modal saham PT PNM yang bersumber dari APBN 2020," demikian bunyi pertimbangan beleid yang dikutip Bisnis, Kamis (12/11/2020).

Adapun, total PMN yang diberikan kepada PT PNM sebesar Rp1,5 triliun. Pengalokasian dana tersebut merupakan bagian dari program pembiyaan korporasi yang dialokasikan pemerintah sebesar Rp62,2 triliun.

Sejauh ini total pembiayaan korporasi yang telah terserap sebesar Rp2,1 triliun atau 3 persen dari pagu di atas. Realisasi pembiayan tersebut ditopang oleh penjaminan korporasi yang sudah terealisasi melalui pembayaran IJP Rp945 juta dan dana cadangan claim loss limit Rp2 triliun.

Pemerintah menargetkan realisasi PMN direncanakan pada minggu pertama November sampai pekan kedua Desember 2020. Sementara proyeksi pencairan pinjaman PT KAI dan Perumnas pada minggu ketiga November dan proyeksi pencairan Pinjaman PT Garuda Indonesia, PT Krakatas Steel, dan PTPN pada minggu ketigacNovember 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi penyertaan modal negara pmn
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top