Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UU Cipta Kerja Disahkan Jokowi, Saham BUMN TLKM hingga PTBA Dilego Asing

Ditengah kabar penandatanganan UU Cipta Kerja oleh Presiden Joko Widodo, sejumlah saham emiten BUMN malah menjadi sasaran aksi jual asing.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 03 November 2020  |  12:52 WIB
Pendar cahaya dari lampu gedung Telkom Landmark Tower, kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. - tlt.co.id
Pendar cahaya dari lampu gedung Telkom Landmark Tower, kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. - tlt.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah saham emiten BUMN menjadi sasaran aksi jual utama investor asing pada sesi perdagangan Selasa (3/11/2020).

Rancangan Undang Undang Cipta Kerja atau omnibus cipta kerja telah resmi menjadi Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020. Undang Undang itu diteken Presiden Joko Widodo pada 2 November 2020 dan mulai berlaku efektif pada Selasa (3/11/2020).

Di tengah kabar itu, sejumlah saham emiten badan usaha milik negara (BUMN) harus menjadi sasaran aksi jual asing. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menempati urutan teratas daftar net foreign sell dengan Rp112,9 miliar.

Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menempati urutan kedua dengan net sell Rp61,2 miliar. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terkena net sell Rp40,0 miliar dan menempati posisi ketiga.

Adapun, posisi keempat dan kelima daftar net foreign sell ditempati oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) dengan Rp28,5 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan Rp20,6 miliar.

PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) juga menjadi sasaran aksi jual investor asing dengan masuk ke daftar net foreign sell. Produsen batu bara itu mencetak jual bersih Rp4,2 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG BUMN cipta kerja
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top