Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Asing Borong Saham, BRI Jadi Incaran Utama

Investor asing cenderung melakukan aksi beli dengan net buy Rp225,16 miliar. Saham yang menjadi incaran asing paling besar ialah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  11:43 WIB
Kantor pusat Bank Rakyat Indonesia - Dok. BRI
Kantor pusat Bank Rakyat Indonesia - Dok. BRI

Bisnis.com, JAKARTA - Kendati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada sesi I perdagangan Selasa (27/10/2020), investor asing cenderung melakukan aksi beli.

IHSG dibuka melemah 12,14 poin atau 0,24 persen ke level 5.132 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (27/10/2020). Hingga akhir sesi I pukul 11.30 WIB, IHSG melemah 6,18 poin atau 0,12 persen menuju 5.137,86.

Total transaksi mencapai Rp4,45 triliun. Terpantau 170 saham menguat, 203 saham melemah, dan 163 saham stagnan.

Investor asing cenderung melakukan aksi beli dengan net buy Rp225,16 miliar. Saham yang menjadi incaran asing paling besar ialah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Nilai net buy saham BBRI mencapai Rp164,9 miliar. Saham BBRI pun naik 0,9 persen atau 30 poin menuju Rp3.370.

Sejumlah saham lain yang mencatatkan aksi beli bersih oleh investor asing ialah ASII, BMRI, BBCA, dan SMGR.

Tim Analis Kresna Sekuritas menuliskan dalam riset harian bahwa tekanan IHSG mengikuti pelemahan indeks saham di AS. Pada akhir perdagangan Senin (26/10/2020), Indeks DJIA turun 2,29 persen dan indeks S&P 500 turun 1,86 persen.

Sebelumnya Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan menjelang libur panjang, IHSG terlihat berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajar. Dia memperkirakan indeks akan bergerak ke level resistance terdekat atau batas atas kenaikan yang masih bisa ditembus.

Menurut William, fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas masih akan turut mewarnai pergerakan IHSG. Capital outflow secara year to date juga akan turut memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG.

"Hari ini IHSG berpotensi pada zona hijau dengan range [pergerakan] 4.889 hingga 5.188," tulisnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2020).

Sementara itu, Samuel Sekuritas menilai IHSG masih terus berlanjut dalam bias sideways di tengah minimnya sentimen penggerak pasar.

"Market akan relatif sepi menjelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW," tulis analis Samuel Sekuritas William Mamudi dalam laporan riset harian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI bri
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top