Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal III/2020, Laba Bersih Antam (ANTM) Lompat 30 Persen

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode saham ANTM itu membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp835,78 miliar pada kuartal III/2020.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  18:26 WIB
Foto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mencatat pertumbuhan positif kinerja produksi unaudited komoditas feronikel pada periode triwulan ke-2 tahun 2020 sebesar 6.447 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik sebesar dua persen dibandingkan kuartal sebelumnya. ANTARA FOTO - Jojon
Foto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mencatat pertumbuhan positif kinerja produksi unaudited komoditas feronikel pada periode triwulan ke-2 tahun 2020 sebesar 6.447 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik sebesar dua persen dibandingkan kuartal sebelumnya. ANTARA FOTO - Jojon

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pertambangan mineral, PT Aneka Tambang Tbk., berhasil membukukan pertumbuhan kinerja bottom line pada kuartal III/2020 di tengah banyaknya tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode saham ANTM itu membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp835,78 miliar pada kuartal III/2020.

Pencapaian itu tumbuh 30,2 persen daripada laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk pada kuartal III/2019 sebesar Rp641,5 miliar.

Padahal, ANTM mencatatkan penurunan pendapatan 26,55 persen dari kuartal III/2019 sebesar Rp24,55 triliun menjadi sebesar Rp18,03 triliun pada kuartal III/2020.

ANTM tampak berhasil menekan beberapa beban, salah satunya beban penjualan dan pemasaran yang sebelumnya sebesar Rp1 triliun pada kuartal III/2019, menjadi hanya sebesar Rp341,1 miliar pada kuartal III/2020.

Sekretaris Perusahaan Aneka Tambang Kunto Hendrapawoko mengatakan bahwa   capaian pertumbuhan kinerja positif itu tidak terlepas dari upaya perseroan untuk menjaga kinerja operasi, peningkatan penjualan komoditas utama, dan penerapan strategi efisiensi biaya yang tepat.

“Di tengah pandemi, ANTM dapat menjaga kesinambungan produksi dan pertumbuhan penjualan melalui penerapan protokol kesehatan sehingga performa profitabilitas ANTM terjaga tetap solid,” ujar Kunto seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (27/10/2020).

Adapun, komoditas emas masih menjadi kontributor terbesar penjualan perseroan dengan kontribusi 72 persen terhadap total penjualan atau sebesar Rp12,98 triliun.

Pada periode Juli hingga September, ANTM mencatatkan pertumbuhan pendapatan dari komoditas emas hingga 170 persen sebesar Rp6,58 triliun dibandingkan dengan nilai penjualan tiga bulan sebelumnya sebesar Rp2,43 triliun.

Pertumbuhan nilai penjualan itu sejalan dengan peningkatan volume penjualan emas pada kuartal III/2020.

Sementara itu, penjualan feronikel masih menjadi kontributor terbesar kedua dengan kontribusi sebesar Rp3,26 triliun atau 18 persen dari total penjualan. 

Di sisi lain, implementasi strategi operasional yang tepat telah mendukung pertumbuhan profitabilitas seluruh segmen operasi utama ANTM yang berbasis pada komoditas nikel, emas, dan bauksit.

Hal tersebut tercermin dari posisi arus kas bersih perseroan yang diperoleh dari aktivitas operasi sepanjang kuartal III/2020 sebesar Rp991,81 miliar, tumbuh 800 persen dibandingkan dengan kuartal II/2020 sebesar Rp106,83 miliar.

Secara kumulatif per 30 September 2020, kas setara kas perseroan sebesar Rp3,67 tirliun naik dari posisi per 31 Desember 2019 sebesar Rp3,64 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aneka tambang Kinerja Emiten
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top