Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akhir Kuartal III/2020, PP Presisi (PPRE) Bukukan Kontrak Baru Hampir Rp2 Triliun

Capaian kontrak baru tersebut setara dengan 90 persen dari terget yang ditetapkan sebesar Rp2,2 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  14:48 WIB
Proyel PT PP Presisi Tbk. - repro / pp/presisi.co.id
Proyel PT PP Presisi Tbk. - repro / pp/presisi.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT PP Presisi Tbk. telah merealisasikan 90 persen target kontrak baru tahun ini per September 2020.

Direktur Keuangan PP Presisi Benny Pidakso mengatakan pada periode Januari - September 2020 emiten berkode saham PPRE tersebut membukukan kontrak baru senilai Rp1,98 triliun atau 90 persen dari target yang ditetapkan Rp2,2 triliun.

Nilai kontrak baru tersebut naik 16,47 persen dari realisasi per Agustus 2020 yang senilai Rp1,7 triliun.

“Kontrak baru hingga September 2020 Rp1,98 triliun,” kata Benny kepada Bisnis, Selasa (20/10/2020).

Adapun, PPRE mendapatkan sejumlah kontrak baru dari sejumlah proyek pada September 2020 a.l. Bendungan Way Sekampung Paket 3 di Lampung, Banten Sport Center, Bogor Heritage, PLTU Timor, dan tambahan pekerjaan Pelabuhan Patimban.

PPRE pada tahun ini memangkas target perolehan kontrak baru menjadi Rp2,2 triliun dari sebelumnya Rp7 triliun. Hal itu disebabkan oleh dampak pandemi yang mengganggu aktivitas ekonomi dan industri.

Berdasarkan laporan keuangan per Semester I/2020, PPRE membukukan penurunan pendapatan sebesar 37,62 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp997,11 miliar dari sebelumnya Rp1,59 triliun.

Penurunan itu pun menjadi salah satu penyebab koreksi laba yang dapat diatribusikan kepada pemillik entitas induk sebesar 88,22 persen yoy menjadi Rp18,84 miliar dari sebelumnya Rp159,98 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten PP Presisi
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top