Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos Sido Muncul (SIDO) Sebut Perusahaan Keluarga Lebih Baik IPO, Ini Alasannya

Sido Muncul menilai IPO akan mendorong manajemen mengelola perusahaan secara profesional. Hal itu secara langsung akan berdampak terhadap peningkatan kinerja keuangan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  17:36 WIB
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. David Hidayat memberikan tips kepada para pengusaha untuk menawarkan saham ke publik lewat skema initial public offering (IPO). Perusahaan akan mendapat banyak manfaat bila sudah go public.

David mengatakan, status perusahan terbuka akan mendorong manajemen mengelola perusahaan secara profesional. Hal itu secara langsung akan berdampak terhadap peningkatan kinerja keuangan.

“Apalagi kalau orang memikirkan suatu perusahaan yang dalam bentuk keluarga, yang akan timbul masalah beda generasi kedua, ketiga dan seterusnya, pasti akan sangat baik IPO,” jelasnya ujarnya dalam sesi virtual acara Capital Market Summit and Expo 2020 pada Senin (19/10/2020).

Ia pun menyebutkan bahwa penggalangan dana melalui skema IPO jauh lebih murah dibandingkan dengan fasilitas pinjaman ke bank.

Bagi SIDO, penawaran saham perdana juga tidak semata soal pendanaan namun awal transformasi menjadi perusahaan keluarga menjadi perusahaan profesional dengan bisnis berkelanjutan yang mana akan lebih banyak pihak baik regulator, investor, analis yang mendukung dan memantau perkembangan perusahaan.

“Setelah menjadi perusahaan publik, kami mencoba menjadi lebih baik terlihat dari pertumbuhan kinerja keuangan yang solid serta konsisten,” terangnya.

Dia menceritakan, dana hasil IPO pada tahun 2013 lalu digunakan untuk ekspansi usaha dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Rata-rata pertumbuhan penjualan pun naik menjadi 9 persen. Laba bersih bahkan naik signifikan 23 persen per tahun.

Seiring dengan peningkatan kinerja, harga saham SIDO mengalami kenaikan. Dalam tiga tahun terakhir saham SIDO menguat lebih dari 200 persen, dengan rekor tertinggi pada tahun ini.

Adapun, perseroan berusaha memaksimalkan keuntungan pemegang saham tidak hanya dari capital gain tetapi juga dividen yang didistribusikan per tahunnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo sido muncul
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top