Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Wait and See Pilpres AS, Bursa Asia Terkonsolidasi

Para pelaku pasar juga tengah menanti angka ketenagakerjaan di AS pada Jumat pekan ini untuk mengukur kemampuan ekonomi Negara Paman Sam melewati pandemi virus corona
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 29 September 2020  |  07:43 WIB
ilustrasi Bursa Australia
ilustrasi Bursa Australia

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia terkonsolidasi pada perdagangan Selasa (29/9/2020) di tengah penyesuaian portofolio investasi yang dilakukan pada akhir bulan.

Dilansir dari Bloomberg, Kospi Korea Selatan dibuka di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,9 persen. Pasar Australia juga dibuka menguat setelah indeks S&P/ASX 200 naik 0,6 persen.

Sementara itu, indeks Topix Jepang terkoreksi 0,9 persen pada pagi ini. Adapun indeks berjangka S&P 500 terpantau naik 0,3 persen hingga pukul 09.14 waktu Tokyo, Jepang.

Tanda-tanda bahwa politisi AS bergerak menuju stimulus fiskal baru telah menjadi keuntungan bagi pasar saham dalam beberapa hari terakhir. Sementara di lain pihak The Federal Reserve terus menyediakan likuiditas..

Meski demikian, investor juga masih cenderung berhati-hati seiring dengan pemilihan presiden AS yang akan digelar pada November mendatang. 

Para pelaku pasar juga tengah menanti angka ketenagakerjaan di AS pada Jumat pekan ini untuk mengukur kemampuan ekonomi Negara Paman Sam melewati pandemi virus corona.

Michelle Connell, President Portia Capital Management mengatakan, paket stimulus baru amat dibutuhkan saat ini. Kehadiran stimulus anyar tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pekerja AS, tetapi juga para pelaku pasar.

"Sentimen stimulus akan sangat membantu menjelang pemilihan presiden AS. Kondisi pasar diperkirakan akan fluktuatif dan lemah karena pelaku pasar menunggu Presiden AS selanjutnya," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top