Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anak Usaha Telkom (TLKM) Mau IPO, Segini Taksiran Enterprise Value dari JP Morgan

JP Morgan menaksir enterprise value anak usaha Telkom, PT Dayamitra Telekomunikasi Indonesia atau Mitratel mencapai US$2,3 miliar—US$3,9 miliar.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 September 2020  |  07:29 WIB
Pendar cahaya dari lampu gedung Telkom Landmark Tower, kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. - tlt.co.id
Pendar cahaya dari lampu gedung Telkom Landmark Tower, kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. - tlt.co.id

Bisnis.com,JAKARTA— J.P. Morgan telah memiliki estimasi enterprise value PT Dayamitra Telekomunikasi Indonesia alias Mitratel dalam potensi rencana skenario penawaran umum perdana saham.

Wacana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Mitratel yang kembali berhembus mencuri perhatian J.P. Morgan. Perbankan investasi asal Amerika Serikat itu mengeluarkan estimasi enterprise value atau nilai total bisnis entitas anak PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).

“Kami memperkirakan enterprise value [EV] Mitratel sekitar US$2,3 miliar—US$3,9 miliar dalam potensi skenario IPO,” tulis Tim Analis J.P. Morgan dalam riset yang dikutip, Selasa (29/9/2020).

Dalam analisis valuasi, J.P Morgan berasumsi TLKM akan mentransfer 20 persen hingga 80 persen menara Telkomsel kepada Mitratel. Dengan skema itu, perhitungan EBITDA Mitratel berada di kisaran Rp3,5 triliun atau US$240 juta hingga Rp4,7 triliun atau US$324 juta.

Lebih lanjut, Tim Analis J.P. Morgan berasumsi Telkomsel akan mentransfer portofolio menara ke Mitratel sebelum eksekusi wacana IPO. TLKM memiliki 16.000 menara telekomunikasi di bawah Mitratel dan 17.500 melalui Telkomsel.

“Menjelang IPO potensial Mitratel, kami pikir TLKM akan mentransfer portofolio menara dari Telkomsel ke Mitratel untuk mendapatkan keuntungan dari arbitrase relatif ganda dan untuk mengkristalkan nilai kumpulan aset yang lebih besar,” ujar J.P. Morgan.

Dengan asumsi Mitratel mengakuisisi 50 menara Telkomsel, J.P. Morgan menghitung portofolio Mitratel akan berkembang menjadi 25.000 menara dengan 33 ribu penyewa.

Tim Analis J.P. Morgan berpandangan IPO Mitratel akan menguntungkan TLKM seiring dengan kristalisasi nilai portofolio menara perseroan. Selain itu, hasil IPO akan mendukung dividen perusahaan telekomunikasi pelat merah tersebut.

TLKM mendapatkan rekomendasi overweight dari J.P. Morgan. Target harga saham perseroan berada di level Rp3.750.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Vice President Corporate Communication Telkom Indonesia Arief Prabowo mengungkapkan tengah berupaya mengoptimalisasi bisnis dan aset perseroan. Langkah itu termasuk portofolio bisnis menara telekomunikasi yang saat ini dikelola oleh anak perusahaan.

“Saat ini, memang ada wacana IPO Mitratel seperti yang disampaikan oleh Wamen II BUMN,” ujarnya saat dimintai konfirmasi beberapa waktu lalu.

Arief mengatakan tengah melakukan konsolidasi internal dan mengkaji rencana secara lebih detail. Implementasi menurutnya butuh waktu yang tepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo telkom mitratel
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top