Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Anjlok 2 Persen, Saham Perbankan Berguguran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung dibuka dengan koreksi tajam pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (11/9/2020).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 11 September 2020  |  09:10 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 114 poin atau 2,34 persen ke posisi 4.777,02 pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (11/9/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks dibuka di posisi 4.804,64, lebih rendah dari penutupan kemarin di posisi 4.891,46. Adapun kemarin, IHSG mendarat di zona merah setelah terkoreksi 257,92 poin atau 5,01 persen ke level 4.891,46.

Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat memberlakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan karena indeks amblas 5 persen pada pukul 10:36 waktu JATS.

Pada awal perdagangan hari ini, IHSG bergerak di rentang 4.754,79 hingga 4.804,64. Transaksi perdagangan mencapai 867,68 juta lembar edngan nilai transaksi Rp954,71 miliar di lima menit awal perdagangan.

Sebanyak 23 saham menguat, 276 saham melemah, dan 54 saham stagnan dibandingakn dengan posisi kemarin. Pelemahan dipimpin saham-saham perbankan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. memimpin pelemahan dengan koreksi 3,14 persen ke posisi 3.080. Kemudian disusul saham PT Bank Central Asia Tbk. yang juga turun 2,93 persen ke level 28.200. Lalu saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. juga ambrol 2,79 persen ke posisi 5.225.

Ketiga emiten tersebut merupakan emiten berkapitalisasi jumbo alias big caps dengan kapitalisasi pasar di atas Rp100 triliun. 

Koreksi IHSG di awal perdagangan melanjutkan tren serupa yang terjadi kemarin. Indeks masih terkoreksi akibat sentimen penerapan pembatasan sosial berskala besar.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB total mulai 14 September 2020 setelah melihat penyebaran Covid-19 di Ibu Kota mulai mengganas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa aktivitas perkantoran kembali dibatasi, seluruh tempat hiburan akan ditutup, dan kegiatan belajar berlangsung dari rumah. Adapun, tempat usaha restoran dibolehkan untuk tetap beroperasi, tetapi tidak boleh makan di lokasi.

Sementara itu, Bursa Asia dibuka juga melemah seiring derasnya aksi profit taking di saham-saham teknologi megacap di bursa Amerika Serikat.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (11/9/2020), indeks Topix Jepang tercatat mengawali hari dengan pelemahan 0,1 persen pada pukul 09.18 pagi di Tokyo. Hal serupa juga dialami indeks Kospi Korea Selatan yang sama-sama melemah 0,1 persen.

Sementara indeks S&P/ASX Australia mengalami penurunan lebih dalam yakni 1 persen. Kemudian indeks berjangka S&P 500 naik 0,4 persen di waktu yang bersamaan setelah sebelumnya terkoreksi 1,8 persen di perdagangan kemarin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top