Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Koreksi Lebih dari 1 Persen, Pasar Asia Semakin Tenggelam

Pada perdagangan hari ini, investor akan memperhatikan sentimen risk-off angka kasus positif virus corona yang telah mencapai 10 juta jiwa di seluruh dunia.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  14:45 WIB
Bursa Saham Korea Selatan. - Seong Joon Cho / Bloomberg
Bursa Saham Korea Selatan. - Seong Joon Cho / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Mayoritas bursa Asia terkoreksi lebih dari 1 persen seiring dengan angka kematian akibat pandemi virus corona menyentuh setengah juta orang.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (29/6/2020), indeks Kospi Korea Selatan terkoreksi sebesar 1,93 persen di level 2.093,48 yang disusul oleh Topix Jepang yang anjlok 1,78 persen ke angka 1.549,22.

Sementara itu, indeks S&P/ASX200 Australia juga melemah turun 1,51 persen ke level 5.815.Hal tersebut juga diikuti oleh kontraksi indeks berjangka S&P 500 sebesar 2,42 persen di 3.009,05

Pada perdagangan hari ini, investor akan memperhatikan sentimen risk-off angka kasus positif virus corona yang telah mencapai 10 juta jiwa di seluruh dunia. Hal tersebut juga diikuti oleh lonjakan kasus di beberapa negara bagian Amerika Serikat seperti Texas, Arizona, dan Florida.

Di sisi lain, perusahaan industri di China melaporkan kenaikan pendapatan bulanan untuk pertama kalinya sejak November 2019 lalu.Presiden dan CEO PGIM Inc.,David Hunt mengatakan pemulihan ekonomi akan berjalan lebih lambat dan tidak merata.

Sementara itu, People's Bank of China mengatakan pihaknya akan mengeluarkan kebijakan moneter baru guna memastikan likuiditas pada ekonomi riil.Bank sentral China tersebut mengatakan akan menambah porsi pinjaman untuk usaha kecil, kredit, dan manufaktur.

Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk menjaga tingkat suku bunga yang rendah serta menjaga nilai tukar mata uang Yuan tetap stabil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top