Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gelar RUPS Hari Ini, Akankah PT Timah (TINS) Bagi Dividen?

Tahun lalu, perseroan menderita kerugian Rp611,28 miliar. Dengan kinerja seperti itu, kesetiaan PT Timah terhadap investor atau pemegang saham diuji. Akankah perseroan tetap membagikan dividen di tengah kinerja yang tidak impresif?
Angkutan umum roda tiga menunggu calon penumpang di depan kantor PT Timah Tbk di Jakarta, Rabu (2/1/2018)./Bisnis-Dedi Gunawan
Angkutan umum roda tiga menunggu calon penumpang di depan kantor PT Timah Tbk di Jakarta, Rabu (2/1/2018)./Bisnis-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Timah Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) periode buku keuangan 2019 pada hari ini, Kamis 11 Juni 2020.

Emiten berkode saham TINS itu akan membahas 8 mata acara rapat, salah satunya menetapkan penggunaan laba bersih, termasuk pembagian dividen tahun buku 2019.

Namun, teka-teki terbesarnya adalah, Apakah TINS akan menjaga kesetiaan terhadap investor dengan t membagikan dividen di saat realisasi kinerja perseroan pada 2019 tidak begitu cemerlang?

Untuk diketahui, emiten pelat merah itu membukukan rugi tahun berjalan senilai Rp611,28 miliar pada 2019. Nilai itu berbalik dari laba bersih Rp132,29 miliar per 31 Desember 2018.

Padahal, untuk tahun buku 2018 TINS membagikan dividen sebesar 35 persen dari total laba bersih, atau setara dengan Rp185,97 miliar. Dengan demikian, nilai yang diterima oleh pemegang saham adalah sebesar Rp24,7 per saham.

Adapun, perseroan sesungguhnya masih memiliki laba ditahan per 31 Desember 2019 sebesar Rp345,38 miliar yang dapat digunakan untuk membagikan dividen tunai kepada pemegang saham.

Sementara itu, total saldo laba yang dicadangkan perseroan per 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp5,55 triliun.

Dengan demikian, investor masih memiliki secercah harapan untuk merasakan dividen dari Timah, meskipun kinerja 2019 tidak begitu impresif.

Di sisi lain, mata acara dalam RUPST perseroan kali ini juga akan membahas perubahan susunan direksi.

Sebelumnya, terjadi perubahan susunan direksi untuk TINS dalam RUPSLB yang berlangsung, Senin (10/2/2020). Saat itu, Kementerian BUMN mengangkat tiga direksi baru tetapi masih mempertahankan posisi Riza Pahlevi Tabrani sebagai Direktur Utama.

Riza menduduki kursi pucuk pimpinan TINS terhitung sejak 7 April 2016. Sebelumnya, dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Finna U. Ulfah
Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper