Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permintaan Mulai Pulih, Harga Minyak Naik

Kendati permintaan mulai pulih, kenaikan harga minyak tetap dibayangi banjir pasokan.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  06:04 WIB
Api menguar dari pipa di kilang minyak di Kalimantan, Indonesia. - Bloomberg/Dimas Ardian
Api menguar dari pipa di kilang minyak di Kalimantan, Indonesia. - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak mengalami kenaikan untuk dalam lima sesi perdagangan berturut-turut. Investor mulai menimbang tanda-tanda penyesuaian pasar di tengah prospek ekonomi yang cukup suram.

Dilansir dari Bloomberg, kontrak minyak di Bursa New York untuk pengiriman Juli 2020 naik 4,8 persen pada penutupan sesi Rabu (20/5/2020). The United States Energy Information Administration menunjukkan persediaan minyak mentah turun menjadi 5,6 juta barel selama dua pekan berturut-turut di tempat penimbunan Oklahoma. 

Walaupun demikian, yang cukup mengejutkan ternyata terjadi peningkatan 2,8 juta barel stok bensin. Hal ini mencerminkan pelemahan permintaan memang sedang terjadi.

Rob Thummel, Manajer Portofolio Tortoise mengatakan produksi di Amerika Serikat menyesuaikan dengan permintaan yang lebih rendah sehingga menjaga tingkat persediaan. Dia menyebut, kenaikan stok bensin menjadi indikator bahwa permintaan belum pulih sebagaimana yang diharapkan banyak orang.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Juli naik US$1,53 menjadi US$33,49 barel di Bursa New York. Sementara itu, harga minyak Brent untuk settlement Juli 2020 naik US$1,1 menjadi US$35,75 per barel. 

Harga minyak WTI telah naik bulan ini di tengah pemulihan permintaan dan pengurangan pasokan oleh produsen minyak. 

Frontline Ltd memandang pemangkasan produksi minyak global pada paruh kedua 2020 akan tergantung pada permintaan. Saat permintaan naik, pasokan akan mengalir begitu cepat.  "Jika Anda mendapat sedikit permintaan tambahan, tiba-tiba semua orang meningkatkannya," ujar Michael Hiley, Kepala Perdagangan Energi LPS Futures.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top