Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Segmen Pakan Turun, Laba Charoen (CPIN) Malah Naik 13 Persen

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2020 CPIN melaporkan penjualan bersih Rp13,88 triliun. Posisi itu turun 3,94 persen dibandingkan dengan Rp14,45 triliun pada kuartal I/2019. Dua segmen penjualan utama yakni pakan ternak dan ayam pedaging menyumbang Rp6,56 triliun dan Rp3,96 triliun.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  13:47 WIB
Charoen Pokphand Indonesia. - Charoen
Charoen Pokphand Indonesia. - Charoen

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten peternakan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. mengalami penurunan penjualan pada kuartal I/2020.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan oleh perseroan, terjadi sedikit pelemahan penjualan selama masa pandemi. Namun, manajemen perseroan menyatakan gangguan penjualan tidak berasal dari Covid-19 melainkan hal di luar virus tersebut.

Selain itu, manajemen menyatakan pelemahan tidak terjadi di semua bidang usaha.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2020 CPIN melaporkan penjualan bersih Rp13,88 triliun. Posisi itu turun 3,94 persen dibandingkan dengan Rp14,45 triliun pada kuartal I/2019. Dua segmen penjualan utama yakni pakan ternak dan ayam pedaging menyumbang Rp6,56 triliun dan Rp3,96 triliun.

Sementara itu, ayam usia sehari Rp1,50 triliun, ayam olahan Rp1,39 triliun dan lain-lain Rp462,07 miliar. Penurunan penjualan disebabkan segmen pakan ternak terkoreksi 6,90 persen.

Bersamaan dengan itu, beban pokok penjualan perseroan turun secara year on year (yoy). CPIN mengeluarkan Rp12,74 triliun pada kuartal I/2019 atau turun 6,27 persen dibandingkan dengan Rp11,94 triliun pada kuartal I/2020.

Selain itu, beban umum dan beban operasi masing-masing mengalami penyusutan 5,73 persen dan 23,07 persen. Hal itu mengerek laba usaha perseroan 21,03 persen secara tahunan pada triwulan pertama menjadi Rp1,26 triliun.

Dengan demikian, CPIN mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp922,25 miliar pada kuartal I/2020. Posisi itu naik 13,68 persen dibandingkan dengan Rp811,53 miliar per kuartal I/2019.

Adapun laba per saham yang dapat dibagikan menjadi Rp56 dari posisi Rp49.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten charoen pokphand indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top