Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurs Jisdor Menguat ke Rp15.415, Rupiah Terapresiasi di Pasar Spot

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp15.415 per dolar AS, menguat 73 poin atau 0,47 persen dari posisi Rp15.488 pada Selasa (28/4/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 April 2020  |  11:00 WIB
Karyawan menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Rabu (18/3) hingga pukul 10.09 WIB, nilai tukar rupiah melemah 140 poin atau 0,93 persen ke posisi Rp15.223 per dolar AS. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.
Karyawan menghitung uang dolar AS di Kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Rabu (18/3) hingga pukul 10.09 WIB, nilai tukar rupiah melemah 140 poin atau 0,93 persen ke posisi Rp15.223 per dolar AS. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp15.415 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (29/4/2020).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp15.415 per dolar AS, menguat 73 poin atau 0,47 persen dari posisi Rp15.488 pada Selasa (28/4/2020).

Sementara itu, berdasarkan data Bloombergnilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 57 poin atau 0,37 persen ke level Rp15.388 per dolar AS pad apukul 10.21 WIB.

Pada perdagangan Selasa (28/4/2020), nilai tukar rupiah berakhir melemah 60 poin atau 0,39 persen ke level Rp15.445 per dolar AS.

Kurs rupiah terhadap dolar AS mengawali perdagangan hari ini dengan penguatan 90 poin atau 0,58 persen ke level Rp15.355 per dolar AS pagi ini. Sepanjang pagi ini, rupiah bergerak dalam kisaran Rp15.355-Rp15.388 per dolar AS.

Bank Indonesia kembali menegaskan potensi rupiah menguat ke level Rp15.000 per dolar AS pada akhir 2020 seiring kuatnya fundamental perekonomian.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan saat ini posisi rupiah di kisaran Rp15.400 per dolar AS terbilang undervalue. Oleh karena itu, pihaknya optimistis rupiah dapat menuju Rp15.000 pada akhir 2020.

"Salah satu pendorong rupiah ialah defisit transaksi berjalan yang lebih rendah. Semula 2,5 persen - 3 persen dari PDB, insyaallah akan lebih rendah dari itu. Saat ini masih Rp15.400 karena faktor teknikal," paparnya, Rabu (29/4/2020).

Selain itu, Bank Indonesia berkomitmen menjaga pasar dan stabilitas nilai tukar rupiah, sehingga akan melakukan intervensi di pasar spot, DNDF, dan SBN

"Kami juga optimis adanya inflow yang lebih besar. Biasanya setelah 4 bulan outflow, akan selaku diikuti periode inflow," imbuhnya.

Sementara itu, indeks dolar, yang melacak pergerakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang utama dunia lainnya, pagi ini terpantau melemah 0,15 poin atau 0,154 persen ke level 99,711 pada pukul 10.41 WIB.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs
29 AprilRp15.415
28 AprilRp15.488
27 AprilRp15.591
24 AprilRp15.553
23 AprilRp15.630

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar rupiah jisdor
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top