Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja 2019 : Charoen Pokphand (CPIN) Kantongi Laba Rp3,63 Triliun 

Kendati membukukan penurunan laba bersih, saham CPIN ditutup menguat 5,35 persen di hingga sesi I perdagangan Kamis (23/4/2020) berakhir.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 23 April 2020  |  12:10 WIB
Charoen Pokphand Indonesia. - Charoen
Charoen Pokphand Indonesia. - Charoen

Bisnis.com,JAKARTA— Emiten perunggasan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. membukukan laba bersih Rp3,63 triliun pada 2019 atau turun 20,20 persen secara tahunan.

Berdasarkan laporan keuangan 2019 yang dipublikasikan Kamis (23/4/2020), Charoen Pokphand melaporkan penjualan bersih Rp58,63 triliun pada 2019. Posisi itu naik 8,67 persen dibandingkan dengan Rp53,95 triliun per 31 Desember 2018.

Namun, beban pokok penjualan perseroan naik lebih tinggi secara year on year (yoy). Emiten berkode saham CPIN itu mengeluarkan Rp50,53 triliun pada 2019 atau naik 12,75 persen dibandingkan dengan Rp44,82 triliun tahun sebelumnya.

Kenaikan beban pokok penjualan yang lebih besar membuat laba kotor perseroan turun 11,37 persen secara yoy menjadi Rp8,09 triliun pada 2019. Tahun sebelumnya, CPIN masih mampu membukukan laba kotor Rp9,13 triliun.

Sementara itu, laba usaha perseroan juga menyusut 23,97 persen secara tahunan pada 2019. Pos keuntungan yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis susut dari Rp10,58 miliar pada 2018 menjadi Rp3,66 miliar tahun lalu.

Salah satu kenaikan signifikan yang menekan laba usaha perseroan yakni beban operasi lainnya. Pos itu naik dari Rp123,72 miliar pada 2018 menjadi Rp580,63 miliar per 31 Desember 2019.

Pada 2019, CPIN juga mengantongi laba selisih kurs Rp60,23 miliar. Posisi itu berbalik dari rugi kurs Rp144,78 miliar periode 2018.

Dengan demikian, CPIN mengantongi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp3,63 triliun pada 2019. Posisi itu turun 20,20 persen dibandingkan dengan Rp4,55 triliun per 31 Desember 2018.

Kendati membukukan penurunan laba bersih, saham CPIN masih bergerak di zona hijau pada sesi pertama perdagangan, Kamis (23/4/2020). Laju perseroan langsung menguat 60 poin ke level Rp4.170 saat pembukaan.

Pergerakan bertahan di zona hijau hingga sesi penutupan. Sampai dengan pukul 11:30 WIB, CPIN mampu menguat 5,11 persen atau 220 poin ke level Rp4.330.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten charoen pokphand indonesia
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top