Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Yanaprima Hastapersada (YPAS) Tekan Utang Sepanjang 2019

Pada 2019, YPAS mencatatkan liabilitas jangka pendek senilai Rp94,27 miliar dan liabilitas jangka panjang senilai Rp62,61 miliar.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  10:18 WIB
Akuntansi. - Hartaku.com
Akuntansi. - Hartaku.com

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen kemasan karung plastik, karung laminasi, serta kantong semen PT Yanaprima Hastapersada Tbk. berhasil menekan liabilitas perseroan hingga 26,28 persen per akhir 2019.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa (31/3/2020), sisa liabilitas perusahaan yang berkode emiten YPAS ini senilai Rp156,88 miliar, turun dari total liabilitas tahun sebelumnya yakni Rp212,80 miliar.

Jumlah tersebut terdiri atas liabilitas jangka pendek senilai Rp94,27 miliar dan liabilitas jangka panjang senilai Rp62,61 miliar

Perseroan juga berhasil membukukan laba tahun berjalan senilai Rp3,48 miliar, berbalik untung dari tahun sebelumnya yang merugi hingga Rp9,30 miliar. Kini perseroan juga mencatatkan laba Rp5 per saham, dibandingkan dengan pada tahun sebelumnya yang rugi Rp14 per saham.

Kendati demikian, penjualan bersih YPAS tercatat menyusut menjadi Rp388,11 miliar dari yang sebelumnya Rp412,83 miliar atau turun 5,99 persen. Padahal, beban pokok penjualan juga turun 34,99 persen dari Rp382,76 miliar menjadi Rp348,83 miliar.

Adapun jika dirinci, penyusutan penjualan bersih perseroan berasal dari berkurangnya penjualan di pasar lokal yang turun 12,68 persen dari Rp395,67 miliar menjadi Rp345,51 miliar. Sementara, penjualan ekspor naik 148,24 persen dari Rp17,16 miliar menjadi Rp42,60 miliar.

Adapun, total aset YPAS juga ikut menurun. Per akhir 2019, YPAS mencatatkan aset senilai Rp278,23 miliar, berkurang 15,93 persen dibandingkan dengan akhir 2018 yang mencapai Rp330,95 miliar. Aset tersebut terdiri atas aset lancar Rp146,73 miliar dan aset tidak lancar Rp131,49 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten yanaprima hastapersada
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top