Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Upaya Stabilkan Harga, Dua Emiten Siap Ikut Aksi Buyback Saham

Berdasarkan keterbukaan informasi yang didapat dari laman BEI pada Kamis (19/3/2020), TFAS akan membeli kembali sahamnya sejumlah Rp 6,67 miliar dengan jumlah maksimum 333,33 juta saham. Aksi buyback tersebut akan dilakukan pada 20 Maret 2020 hingga 20 Juni 2020 mendatang.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 19 Maret 2020  |  17:12 WIB
Ilustrasi - cryptocoinsnews
Ilustrasi - cryptocoinsnews

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telefast lndonesia Tbk (TFAS) dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) menjadi dua emiten yang melanjutkan tren aksi pembelian kembali (buyback) saham di bursa Indonesia.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang didapat dari laman BEI pada Kamis (19/3/2020), TFAS akan membeli kembali sahamnya sejumlah Rp 6,67 miliar dengan jumlah maksimum 333,33 juta saham. Aksi buyback tersebut akan dilakukan pada 20 Maret 2020 hingga 20 Juni 2020 mendatang.

"Perseroan membatasi harga pembelian saham sebesar maksimum Rp 180 per saham," kata Direktur Utama Telefast Jody Hedrian dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (19/3/2020).

Manajemen TFAS juga menyatakan, pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan memberikan dampak atas biaya pembiayaan. Pasalnya, dana yang digunakan adalah dana internal perusahaan yang berasal dari kegiatan operasional.

Sementara itu, DMXX memperkirakan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali sebesar Rp15,38 miliar dengan jumlah saham yang akan dibeli maksimal 1,54 miliar saham. Adapun batasan harga pembelian saham ditetapkan sebanyak Rp230 per saham.

Aksi korporasi ini akan dilakukan oleh perusahaan dalam rentang waktu 23 Maret 2020 hingga 23 Juni 2020.

Kedua emiten ini menyatakan langkah buyback yang diharapkan dapat menstabilkan harga sahamnya di tengah kondisi pasar yang fluktuatif. Buyback saham juga berpotensi memberikan fleksibilitas bagi keduanya dalam mengelola modal jangka panjang karena dana treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai optimal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Buyback Aksi Korporasi
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top