Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Terendah Sejak Januari 2016, Net Sell Asing Tembus Rp1 Triliun

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar Rp1,01 triliun pada perdagangan hari ini, Selasa (17/3/2020).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  18:31 WIB
Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3). Pada penutupan perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif. IHSG berhasil berbalik dari zona merah dan ditutup menguat 11,8 poin (0,2%) ke level 4.907.57. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini kembali ke level Rp 14.800. - Dedi Gunawan
Pengunjung berada didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di lantai Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3). Pada penutupan perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif. IHSG berhasil berbalik dari zona merah dan ditutup menguat 11,8 poin (0,2%) ke level 4.907.57. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini kembali ke level Rp 14.800. - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing mencatat aksi jual saham bersih pada perdagangan hari ini, Selasa (17/3/2020), saat IHSG anjlok 5 persen.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar Rp1,01 triliun pada perdagangan hari ini.

Aksi beli oleh investor asing tercatat mencapai 1,1 miliar lembar saham senilai Rp2,79 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,12 miliar lembar saham senilai Rp3,8 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,02 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 4,84 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin jauh tertekan di zona merah hari ini setelah sempat mengalami trading halt menjelang akhir perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup melemah 4,99 persen atau 233,91 poin ke level 4456,75. Ini merupakan level terendah IHSG sejak Januari 2016.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt) di bursa setelah IHSG anjlok 5 persen pada pukul 15.02 WIB.

Pada akhir perdagangan Senin (16/3/2020) ditutup melemah 4,42 persen atau 216,91 poin ke level 4.690,57.

Seluruh 9 sektor pada indeks berakhir di wilayah negatif, sengan sektor industri dasar mencatat pelemahan terbesar hingga 5,90 persen, disusul oleh sektor infrastruktur yang melemah 5,87 persen.

Dari 686 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 67 saham di antaranya menguat, 357 saham melemah, dan 262 saham stagnan.

 

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
17 MaretRp1,01 triliunNet sell
16 MaretRp238,11 miliarNet buy
13 MaretRp575,84 miliarNet sell
12 MaretRp256,57 miliarNet sell
11 MaretRp171,81 miliarNet buy
10 MaretRp867,48 miliarNet sell
9 MaretRp218,01 miliarNet buy
6 MaretRp1,31 triliunNet sell
5 MaretRp144,82 miliarNet buy
4 MaretRp61,79 miliarNet sell

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transaksi saham IHSG Indeks BEI
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top