Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 5 Maret 2020

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup di level 5.650,14 dengan lonjakan 2,38 persen atau 131,51 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani
Aprianto Cahyo Nugroho & Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  16:06 WIB
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghijau dan mencatat salah satu kenaikan terbesar di Asia pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (4/3/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup di level 5.650,14 dengan lonjakan 2,38 persen atau 131,51 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (3/3/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 5.518,63 dengan penguatan tajam 2,94 persen atau 157,38 poin, mematahkan rentetan koreksi selama tujuh hari beruntun sejak perdagangan 21 Februari.

Penguatan indeks mulai berlanjut dengan dibuka naik 0,10 persen atau 5,47 poin di posisi 5.524,09 pada Rabu (4/3) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.516,8 – 5.651,85.

Seluruh 9 sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin infrastruktur (+4,02 persen), industri dasar (+3,87 persen), dan finansial (+2,37 persen).

Sementara itu, dari 682 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 291 saham menguat, 125 saham melemah, dan 266 saham stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang masing-masing naik 5,80 persen dan 2,93 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

IHSG melonjak setelah para pembuat kebijakan merespons keputusan bank sentral AS Federal Reserve untuk memangkas suku bunga acuan melawan dampak ekonomi akibat wabah virus corona (Covid-19).

The Fed membuat kejutan dengan melancarkan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi kisaran 1 persen - 1,25 persen dalam rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) darurat pada Selasa (3/3/2020) waktu setempat.

Dilansir Bloomberg, Bank Indonesia (BI) menyambut langkah The Fed untuk melakukan pemangkasan darurat suku bunga acuan (Fed Funds Rate/FFR) saat wabah virus corona terus menggoyang pasar dan kepercayaan investor di seluruh dunia.

Namun begitu, BI menyatakan tidak memiliki rencana untuk mengadakan pertemuan darurat pada tahap ini.

“Sejauh ini, kami belum menjadwalkan pertemuan tambahan,” ujar Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, sembari menyoroti langkah-langkah yang telah diambil oleh BI pada Senin (2/3/2020) untuk mendorong likuiditas.

Secara terpisah, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menegaskan bahwa kebijakan BI diterapkan secara pre-emptive dan berkoordinasi dengan pemerintah.

“Bauran kebijakan akan berlanjut diperkuat dan dikalibrasi sesuai dengan perkembangan risiko dan prospek ke depan,” tutur Dody, seperti dikutip Bloomberg.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan hari ini indeks bergerak pada rentang 5.502 - 5.722. Sejumlah saham yang daoat diperhatikan adalah BBNI, ASII, JSMR, SRIL, BBCA, WIKA, TBIG, BJTM, TLKM, dan HMSP.

MNC Sekuritas menyoroti sejumlah sentimen yang menjadi pendorong laju IHSG. Salah satunya kebijakan otoritas bursa yang melarang shortselling dan pelonggaran perhitungan kolektabilitas debitur perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Hari ini kami perkirakan IHSG akan berada pada rentang 5.560—5590 di tengah rilisnya data penjualan sepeda motor per Januari 2020,” ujar Tim Riset MNC Sekuritas yang dikutip, Kamis (5/3/2020).

Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan saham UNVR, JSMR, JPFA, dan INCO.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyebut terdapat sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor. Saham ADHI misalnya direkomendasikan akumulasi beli di kisaran Rp760—Rp790 dengan target harga secara bertahap di level Rp815, Rp835, Rp850, dan Rp910.

Selanjutnya, saham BJBR juga direkomendasikan akumlasi beli di level Rp925—Rp985 dengan target harga secara bertahap di level Rp1.100, Rp1.230, Rp1.320, dan Rp1.700.

Binaartha Sekuritas juga merekomendasikan saham BRPT dengan target harga secara bertahap Rp1.030, Rp1.060, Rp1.090, dan Rp1.185. Akumulasi beli saham perseroan di level Rp990—Rp1.020.

Selanjutnya, saham INCO direkomendasikan akumulasi beli di area level Rp2.660—Rp2.710. Target harga secara bertahap yakni Rp2.780, Rp2.910, Rp2.990, dan Rp3.310.

Dua saham lain yang direkomendasikan oleh Binaartha Sekuritas yakni PGAS dengan target harga secara bertahap Rp1.475, Rp1.550, Rp1.600, dan Rp1.820 serta saham MNCN dengan target harga secara bertahap Rp1.425, Rp1.475, Rp1.695, dan Rp1.845.

Simak pergerakan IHSG hari ini secara live.

16:04 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Terkoreksi 0,21 Persen

Pergerakan IHSG berakhir terkoreksi 0,21 persen atau 12 poin ke level 5.638,13 pada perdagangan hari ini. 

15:30 WIB

Pukul 15.28 WIB: Jelang Tutup Dagang, IHSG Turun 0,33 Persen

Pergerakan IHSG turun 0,33 persen atau 18,55 poin ke level 5.631,59 menjelang penutupan perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang masing-masing turun 0,54 persen dan 2,16 persen menjadi penekan utamanya.

13:38 WIB

Pukul 13.33 WIB: IHSG Melemah 0,23 Persen pada Awal Sesi II

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau melemah 0,23 persen atau 12,74 poin ke level 5.637,39 pada awal perdagangan sesi II.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.613,72-5.715,94.

12:07 WIB

Pukul 12.00 WIB: Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,37 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau melemah 0,37 persen atau 20,71 poin ke level 5.629,43.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.613,72-5.715,94.

11:35 WIB

Pukul 11.31 WIB: IHSG Melemah 0,41 Persen Jelang Akhir Sesi I

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau melemah 0,41 persen atau 23,04 poin ke level 5.627,1.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.613,72-5.715,94.

10:12 WIB

Pukul 10.04 WIB: IHSG Berbalik Melemah 0,29 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau berbalik melemah 0,29 persen atau 16,57 poin ke level 5.633,57.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.613,72-5.715,94.

09:01 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Menguat 0,68 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,68 persen atau 38,64 poin ke level 5.688,78.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top